- Home
- Internasional
- Kematian Penjual Ikan Picu Demonstrasi Massal di Maroko
Internasional
Kematian Penjual Ikan Picu Demonstrasi Massal di Maroko
Senin, 31 Okt 2016 11:58
RABAT – Kematian seorang penjual ikan bernama Mouchine Fikri memicu demonstrasi massal di sejumlah kota di Maroko, termasuk Ibu Kota Rabat. Sebagaimana diberitakan, Fikri tewas tergencet truk sampah di Al Hoceima pada Jumat 28 Oktober 2016. Ribuan warga rela menghadiri pemakaman Mouchine Fikri serta mengantar jasadnya ke liang kubur.
Foto-foto jasad penjual ikan tersebut menyebar dengan cepat di media sosial. Sejumlah unggahan bernada geram menyebut insiden tersebut sebagai "Hogra", terminologi untuk penyiksaan oleh pejabat pemerintah dan ketidakadilan sosial. Demonstrasi massal pun terjadi di Al Hoceima, Imzouren, Casablanca, dan Rabat.
"Saya tidak pernah melihat massa yang begitu besar dalam beberapa tahun terakhir sejak 2011. Semua orang merasa hancur oleh truk sampah tersebut di sini," ujar seorang aktivis bernama Lmrabet dalam demonstrasi di Imzouren, seperti dimuat BBC, Senin (31/10/2016).
Media-media setempat melaporkan, polisi menyita dan menghancurkan kotak-kotak milik Fikri yang berisi ikan pedang. Jenis ikan tersebut memang dilarang untuk ditangkap pada bulan-bulan ini. Rekaman video menunjukkan Fikri melompat ke belakang truk untuk mengambil ikan-ikannya sebelum tewas tergencet oleh penutup truk sampah.
Raja Maroko Mohamed VI memerintahkan sejumlah pejabat untuk mengunjungi keluarga Mouchine Fikri. Menteri Dalam Negeri Mohamed Hassad berjanji untuk menyelidiki kasus tersebut hingga ke akar-akarnya.
"Tidak ada yang berhak memperlakukan korban seperti itu. Kita tidak dapat menerima pejabat bertindak dalam keadaan tergesa-gesa, penuh marah, atau kondisi lainnya yang tidak menghormati hak-hak asasi manusia," ujar Mohamed Hassad.
Insiden tersebut membangkitkan ingatan akan kematian penjual buah dan sayuran Mohamed Bouazizi di Tunisia. Pria tersebut membakar diri setelah dagangannya disita oleh pejabat pada Desember 2010. Kemarahan publik disampaikan lewat demonstrasi massal yang akhirnya menjatuhkan Presiden Zine el Abedine Ben Ali. Kondisi tersebut memicu ketegangan di Mesir, Libya, dan negara-negara lain di jazirah Arab hingga dikenal sebagai gerakan Arab Springs pada 2011. (Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener