Sabtu, 18 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Kena Peluru Karet, Jurnalis Indonesia Tuntut Jawaban dari Polisi Hong Kong

internasional

Kena Peluru Karet, Jurnalis Indonesia Tuntut Jawaban dari Polisi Hong Kong

detik.com
Selasa, 01 Okt 2019 11:06
detik.com
Hong Kong - Jurnalis asal Indonesia yang bertugas di Hong Kong, Veby Mega Indah, menuntut jawaban dari Kepolisian Hong Kong terkait insiden peluru karet yang mengenai dirinya saat meliput unjuk rasa. Peluru karet dari polisi mengenai mata kanan Veby yang telah memakai helm dan kacamata pelindung saat kejadian.

Veby kini tengah menjalani perawatan medis di Pamela Youde Nethersole Eastern Hospital di Chai Wan, Hong Kong, usai insiden yang terjadi pada Minggu (29/9) waktu setempat. KJRI Hong Kong menyebut Veby dirawat dalam keadaan sadarkan diri. Pihak KJRI terus melakukan pendampingan dan bantuan terhadapnya.

Dalam wawancara eksklusif kepada media lokal South China Morning Post (SCMP), Selasa (1/10/2019), Veby menuturkan bahwa mata kanannya terluka akibat sebuah proyektil saat dia meliput unjuk rasa pada Minggu (29/9) waktu setempat. Akibat luka-luka itu, Veby harus mendapatkan tiga jahitan di dekat alis.

SCMP menyebut bahwa tidak diketahui pasti apakah Veby terkena peluru karet atau beanbag round yang berisi butiran mirip gotri.

"Saya memakai helm dan kacamata pelindung. Saya berdiri bersama jurnalis-jurnalis lainnya. Saya mendengar seorang jurnalis berteriak 'Jangan tembak, kami jurnalis'. Tapi polisi melepas tembakan," tutur Veby dari ranjang rumah sakit tempatnya dirawat.

"Hal selanjutnya yang saya tahu adalah saya melihat sebuah kantong mendekati saya, dan saya tumbang," imbuhnya sembari berlinangan air mata.

SCMP menyebut bagian dahi dan mata kanan Veby masih tampak bengkak. Veby mengeluhkan rasa sakit amat sangat dan pusing.

Di Hong Kong, Veby diketahui bekerja sebagai associate editor pada Suara Hong Kong News, sebuah media lokal yang banyak dibaca para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Hong Kong.

Veby terkena peluru karet saat polisi Hong Kong tengah berupaya membubarkan demonstran di area Wan Chai pada Minggu (29/9) sore waktu setempat. Menurut SCMP, polisi juga dilaporkan menggunakan semprotan merica kepada wartawan-wartawan lokal di area Causeway Bay.

Disebutkan Veby bahwa insiden yang menimpa dirinya terjadi di jembatan penghubung Immigration Tower dan stasiun MTR (Mass Transit Railway) Wan Chai.

Sebelum dirinya terluka, menurut Veby, para personel kepolisian bergerak mundur dari jembatan ke tangga saat salah satu dari polisi itu melepas tembakan ke arah sekelompok demonstran dan jurnalis. Dalam video yang didapatkan SCMP, terdengar teriakan seorang wanita sebelum Veby terjatuh ke lantai. Jurnalis lainnya langsung mengerubuti Veby yang tergeletak di lantai dalam keadaan sadar namun tidak bisa bergerak.

Paramedis tiba di lokasi sekitar 20 menit kemudian untuk merawat Veby. Dia sempat terdengar mengatakan: "Rasanya sangat sakit di mata kanan saya." Selanjutnya, Veby dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. Bagian dahi Veby juga mengalami luka-luka.

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.