- Home
- Internasional
- Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang
Internasional
Korban Tewas Ledakan Pabrik Kimia di China Jadi 64 Orang
Sabtu, 23 Mar 2019 16:55
Seperti dilansir AFP, Sabtu (23/3/2019), ledakan yang mengguncang pabrik kimia di kota Yancheng pada Kamis (21/3) lalu melukai ratusan orang dan meratakan kawasan industri setempat. Penyebab ledakan ini masih dalam penyelidikan otoritas setempat.
Upaya pencarian korban yang tertimbun reruntuhan bangunan terus dilanjutkan. Pada Sabtu (23/3) dini hari waktu setempat, tim pemadam kebakaran setempat berhasil mengevakuasi seorang pria berusia 40-an tahun dari balik reruntuhan bangunan pabrik.
"Identitas korban tewas dan korban hilang sedang dikonfirmasi melalui wawancara dengan anggota keluarga mereka, kunjungan ke rumah-rumah dan tes DNA," sebut Cao kepada CCTV.
Ledakan dahsyat yang mengguncang pabrik kimia itu membuat beberapa bangunan lain di kawasan tersebut, ikut ambruk. Pemerintah kota Yancheng menyebut 89 rumah warga rusak dan tidak bisa diperbaiki. Sebuah kebakaran besar juga sempat muncul usai ledakan terjadi.
Begitu dahsyatnya kekuatan ledakan hingga dilaporkan memicu gempa kecil. Bahkan berdampak pada sejumlah gedung yang berjarak hingga 4 kilometer dari lokasi, dengan kaca-kaca jendela pecah dan pintu garasi penyok.
Otoritas setempat menyatakan ratusan petugas penyelamat dikerahkan ke lokasi ledakan. Setidaknya 4 ribu orang telah dievakuasi dari lokasi. Penyelidikan terus berlanjut, terutama untuk mencari tahu penyebab ledakan tersebut. Disebutkan otoritas setempat bahwa sejumlah orang telah ditahan polisi pada Jumat (22/3) waktu setempat, terkait insiden ini.
Pabrik yang mengalami ledakan dilaporkan merupakan milik Tianjiayi Chemical, sebuah perusahaan dengan 195 pegawai yang berdiri tahun 2007 dan banyak memproduksi material kimia mentah termasuk anisole, senyawa yang mudah terbakar.
Sebelum insiden ini terjadi, menurut catatan online dari Biro Lingkungan dan Ekologi Yancheng, Tianjiayi Chemical memiliki riwayat melanggar aturan lingkungan. Tahun 2015 dan 2017, perusahaan itu dihukum denda karena melanggar aturan pengelolaan limbah solid dan cair.
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau