- Home
- Internasional
- Korsel & AS Sepakati Rancangan untuk Akhiri Perang Korea Tanpa Libatkan Korut
Korsel & AS Sepakati Rancangan untuk Akhiri Perang Korea Tanpa Libatkan Korut
Admin
Jumat, 31 Des 2021 10:32
Korea Selatan (Korsel) "secara efektif" sepakat dengan Amerika Serikat (AS) soal rancangan untuk mengakhiri Perang Korea, menurut Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Chung Eui-yong, seperti dilaporkan kantor berita Yonhap pada Rabu.
Dalam konferensi pers, Chung mengatakan Menteri Luar Negeri As, Antony Blinken telah menegaskan kembali progres tersebut, mengatakan kedua belah pihak "secara efektif mencapai sebuah kesepakatan" terkait rancangan tersebut.
Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan, AS "tidak ada niat memusuhi" Korea Utara dan siap bertemu "tanpa syarat".
"Kami harap DPRK (Republik Demokratik Rakyat Korea Utara) akan menanggapi dengan positif capaian kami. Kami terus berunding dengan erat dengan Republik Korea, Jepang, dan sekutu serta rekan lainnya terkait bagaimana keterlibatan terbaik DPRK," jelas juru bicara tersebut, dikutip dari CNN, Kamis (30/12).
Usulan tersebut bertujuan untuk mengakhiri Perang Korea, yang pecah pada 25 Juni 1950, ketika pasukan Korea Utara menyerbu sepanjang paralel ke-38 yang memisahkan Korea Utara dan Selatan.
AS mengerahkan sekitar 90 persen pasukan yang dikirim untuk membantu Korea Selatan, menghabiskan sekitar USD 67 miliar dalam perang tersebut.
Gencatan senjata ditandatangani pada 27 Juli 1953, menghentikan konflik, tapi perang tidak pernah berakhir secara resmi karena tidak ada perjanjian damai.
Pada September lalu, Wakil Menteri Korea Utara, Ri Thae Song mengatakan seruan Korea Selatan untuk mengumumkan akhir Perang Korea itu "prematur" karena "kebijakan bermusuhan AS" terhadap Pyongyang.