- Home
- Internasional
- Korsel Hubungi China untuk Bahas Bom Hidrogen Korut
Korsel Hubungi China untuk Bahas Bom Hidrogen Korut
Jumat, 08 Jan 2016 10:19
Dilaporkan, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Korsel mengatakan percakapan tersebut akan dilakukan pada hari ini, pukul 10.00 waktu setempat. Komunikasi via telefon ini dilakukan guna membahas tes bom hidrogen yang dilakukan Korut pekan lalu.
Karena sejak tes tersebut ketegangan antara kedua negara (Korut-Korsel) semakin meningkat, dan pihak Korsel berharap China dapat membantu menjadi 'penengah'.
Sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (8/1/2016) pihak Kemlu Korsel sudah berusaha menghubungi Wang semenjak Korut melakukan tes bom hidrogen pada Rabu 6 Januari 2016.
Namun dikabarkan, hubungan telefon tersebut selalu terhambat karena China sulit mengatur jadwal dari Menlunya. China memang sejak era perang dingin adalah sekutu dari Korut baik di bidang ekonomi dan diplomatik.
Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online
Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu
Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi
Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam
Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan
PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K
Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026
PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg
Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men