Selasa, 21 Apr 2026

Internasional

Korut Puji Pertemuan Bersejarah Kim Jong-Un dan Trump di DMZ

Senin, 01 Jul 2019 11:14
Dok: Reuters
Pertemuan Kim Jong-Un dan Donald Trump di Zona Demiliterisasi yang memisahkan Korut dan Korsel
Pyongyang - Korea Utara (Korut) memuji pertemuan antara pemimpin mereka, Kim Jong-Un, dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korut dan Korea Selatan (Korsel). Korut menyebutnya sebagai pertemuan 'bersejarah'.

Seperti dilansir AFP, Senin (1/7/2019), kantor berita resmi Korut, Korean Central News Agency (KCNA), dalam laporannya menyebut bahwa kedua pemimpin dalam pertemuan itu sepakat 'melanjutkan dan mendorong dialog produktif untuk membuat terobosan baru dalam denuklirisasi Semenanjung Korea'.

Diketahui bahwa Kim Jong-Un dan Trump bertemu pada Minggu (30/6) waktu setempat setelah Trump melontarkan undangan via Twitter sehari sebelumnya, atau pada Sabtu (29/6) waktu setempat. Keduanya bertemu di DMZ yang selama 66 tahun memisahkan Korut dan Korsel sejak berakhirnya Perang Korea.

Kim Jong-Un dan Trump saling berjabat tangan di area yang memisahkan Korut dan Korsel itu, sebelum Trump akhirnya menginjakkan kaki ke dalam wilayah Korut. Trump mencetak sejarah sebagai Presiden AS pertama yang menginjakkan kaki ke wilayah Korut.

"Para pemimpin tertinggi DPRK (Korut) dan AS saling bertukar jabat tangan bersejarah di Panmunjom," sebut KCNA dalam artikelnya. "Peristiwa yang luar biasa," imbuh KCNA.

Lebih lanjut, KCNA menyebut Panmunjom yang merupakan desa gencatan senjata antara Korut dan Korsel sebagai 'tempat yang dikenal sebagai simbol pemisahan'. Disebutkan oleh KCNA bahwa pertemuan itu terjadi 'atas usulan Trump'.

Trump sebelumnya menyebut dalam pertemuan itu dirinya dan Kim Jong-Un sepakat melanjutkan pembicaraan soal program nuklir Korut, beberapa pekan ke depan.

Pertemuan impromptu di DMZ ini dinilai penuh simbol. Langkah bersejarah Trump dengan menginjakkan kaki ke wilayah Korut -- yang disebutnya tidak pasti hingga saat terakhir, menjadi kelanjutan luar biasa dari pertemuan pertama antara Kim Jong-Un dengan Presiden Korsel Moon Jae-In tahun lalu. Saat itu, Kim Jong-Un mengundang Moon untuk berjalan melangkahi Garis Demarkasi Militer, sebutan resmi perbatasan Korut dan Korsel.

"Sungguh menjadi sebuah kehormatan bahwa Anda meminta saya untuk melangkahi garis itu, dan saya bangga bisa melangkahi garis itu," ucap Trump kepada Kim Jong-Un dalam pertemuan itu.

KCNA sendiri menyebutnya sebagai 'momen bersejarah' dan menjadikannya sebagai 'yang pertama dalam sejarah' seorang Presiden AS yang masih menjabat menginjakkan kaki ke wilayah Korut.

Gambar-gambar pertemuan Kim Jong-Un dan Trump -- termasuk foto-foto keduanya muncul dari sisi berbeda untuk berjabat tangan dan melangkahi perbatasan -- dipajang sebagai sampul surat kabar Korut, Rodong Sinmun. Total ada 35 foto yang dipublikasikan surat kabar resmi Korut tersebut.

Analis dari Asan Institute of Policy Studies, Shin Beom-Chul, menyebut laporan KCNA sebagai 'propaganda khas Korea Utara yang memuja Kim sebagai pemimpin perubahan besar dalam geopolitik'.

"Tujuannya adalah memulihkan status tercoreng Kim setelah dia kembali dengan tangan kosong dari pertemuan puncak di Hanoi," ujar Shin merujuk pada pertemuan kedua Kim Jong-Un dan Trump di Vietnam pada Februari lalu yang gagal mencapai kesepakatan.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.