Selasa, 26 Mei 2026
  • Home
  • Internasional
  • Macron Sewa Detektif Buntuti Influencer Kasus Identitas Gender Istri

Internasional,

Macron Sewa Detektif Buntuti Influencer Kasus Identitas Gender Istri

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Agu 2025 14:25
Berita satu.com
Presiden Prancis Emmanuel Macron dan istrinya, Brigitte, dikabarkan menyewa detektif swasta untuk mengumpulkan informasi terkait pemengaruh (influencer) asal Amerika Serikat, Candace Owens. Langkah ini diambil menyusul gugatan pasangan Macron terhadap Owens atas tuduhan bahwa Brigitte Macron terlahir sebagai laki-laki, sebagaimana dilaporkan Financial Times.

Pada akhir Juli, harian tersebut memberitakan bahwa gugatan diajukan di Delaware, AS. Sebelum gugatan dilayangkan, penyelidikan telah dilakukan oleh firma investigasi swasta Nardello & Co.

Pengacara pasangan Macron, Tom Clare, mengatakan bahwa penyelidikan bertujuan mengetahui apa yang memicu ketertarikan Owens terhadap Brigitte Macron. Berdasarkan hasil penyelidikan, setelah Owens mengangkat isu tersebut, media Rusia ikut memberitakannya. Namun, tidak ditemukan bukti Owens pernah bertemu tokoh media atau pejabat Rusia.

Pada Februari 2025 lalu, Owens meluncurkan program delapan episode bertajuk Becoming Brigitte di internet, yang mempertanyakan identitas gender ibu negara Prancis tersebut.

Kasus ini kembali mencuat setelah pada 10 Juli 2025, Pengadilan Banding Paris membebaskan jurnalis independen Natacha Rey dari hukuman terkait tuduhan serupa. Sebelumnya, pada Juni 2023, Rey bersama Amandine Roy â€" pemilik kanal YouTube yang menayangkan video Rey, dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Banding Caen atas pencemaran nama baik. Pada September 2024, pengadilan Paris menjatuhkan denda 13.500 euro (sekitar Rp 236 juta) kepada keduanya.

Desas-desus soal identitas gender Brigitte Macron bermula pada 2021, ketika Rey mengklaim bahwa istri Presiden Macron tersebut terlahir sebagai laki-laki. Tuduhan itu viral dan memicu spekulasi luas di media sosial.

Pada Maret 2024, Emmanuel Macron mengecam kabar bohong tersebut. Ia menyebut bahwa salah satu tantangan terberat selama menjabat presiden adalah menghadapi informasi palsu dan cerita yang dibuat-buat yang dapat memengaruhi opini publik sekaligus mengganggu kehidupan pribadinya.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.