- Home
- Internasional
- Menteri Pendidikan Israel Dikecam karena Dukung Terapi Penyembuhan Gay
Internasional
Menteri Pendidikan Israel Dikecam karena Dukung Terapi Penyembuhan Gay
Senin, 15 Jul 2019 09:29
"Saya pikir mungkin saja," kata Peretz, seorang rabi Ortodoks, kepada saluran TV Israel Channel 12. Dia menambahkan bahwa dia memiliki "pemahaman yang sangat mendalam akan isu ini".
PM Benjamin Netanyahu mengatakan pernyataan seperti itu "tidak dapat diterima". Politisi dan kelompok-kelompok gay juga menyuarakan kritik. "Terapi penyembuhan gay" telah banyak didiskreditkan di seluruh dunia.
Terapi ini berusaha mengubah orientasi seksual seseorang melalui cara psikologis, spiritual, dan kadang-kadang fisik.
Apa yang dikatakan Peretz?"Saya pikir mungkin saja mengubah [orientasi seksual seseorang]," kata Peretz, pada Sabtu.
"Saya memiliki pemahaman yang mendalam akan isu pendidikan, dan saya telah melakukannya."
Dia menggambarkan bagaimana dia bertindak ketika seorang gay bercerita tentang kecenderungan seksualnya.
"Pertama-tama, saya memeluknya. Saya mengatakan hal-hal yang menerimanya. Saya mengatakan kepadanya, 'Mari kita berpikir. Mari kita belajar. Dan mari kita renungkan.'
"Tujuannya adalah untuk dia pertama-tama mengenal dirinya dengan baik... dan kemudian dia akan memutuskan," kata Peretz.
Dia kemudian berusaha mengklarifikasi komentarnya, mengatakan dia tidak bermaksud bahwa anak-anak gay harus dikirim ke "terapi penyembuhan", dilaporkan Jerusalem Post.
Bagaimana reaksi Israel terhadap komentar Peretz?Netanyahu berkata: "Pernyataan menteri pendidikan mengenai komunitas gay tidak dapat saya terima dan tidak mencerminkan posisi pemerintah yang saya pimpin,"
Perdana menteri itu mengatakan dia secara pribadi telah berbicara dengan Peretz, seorang anggota terkemuka aliansi ultranasionalis United Right, untuk mengungkapkan kritiknya.
Nitzan Horowitz, yang memimpin partai sayap kiri Meretz, mengatakan "terapi penyembuhan gay" adalah praktik berbahaya yang menyebabkan keadaan yang sangat parah bagi kaum muda, termasuk bunuh diri".
Satuan Tugas LGBT Israel, Aguda, menyerukan pengunduran diri Peretz.
Sumber: detik.com
Internasional
Pee Wee Gaskins Resmi Gabung Wecord Evermore Indonesia, Fans Tak Sabar Album Baru!
JAKARTA - Kabar menggembirakan datang dari skena musik Tanah Air. Band legendaris, Pee Wee Gaskins, resmi bergabung dengan Wecord Evermore Indonesia. Bergabungnya PWG menandai babak baru dalam pe
Madonna Tiba-Tiba Muncul di Panggung Sabrina Carpenter, Bikin Heboh Coachella 2026
JAKARTA - Penampilan Sabrina Carpenter di Coachella 2026 semakin meriah karena adanya kejutan dari Madonna. Pasalnya, ratu pop dunia itu tiba-tiba muncul di panggung saat Sabrina Carpenter sedang
Lisa BLACKPINK Tuai Reaksi Beragam usai Tampil di Coachella 2026, Kurang Persiapan?
JAKARTA - Penampilan Lisa BLACKPINK di panggung Coachella 2026 kembali menjadi sorotan. Kali ini ia tampil mengusung konsep “Bad Angel” yang memicu perdebatan di kalangan netizen.Aksi panggun
Mitos atau Fakta, Pasien Diabetes Tak Boleh Konsumsi Gula
JAKARTA - Diabetes masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Jumlah penyandang diabetes pada 2024 mencapai 20,4 juta orang dan menempatkan Indonesia di posisi
Apakah Suntik Campak Bikin Demam?
JAKARTA - Apakah suntik campak bikin demam? Kondisi demam setelah vaksin campak termasuk dalam salah satu efek samping.Campak atau measles adalah penyakit infeksi yang amat menular. Apa