Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Militer India-Pakistan saling tembak di perbatasan, 10 sipil tewas

Militer India-Pakistan saling tembak di perbatasan, 10 sipil tewas

Sabtu, 29 Agu 2015 11:11
Reuters
Tembak menembak di perbatasan Kashmir, antara pasukan India-Pakistan.
Pada Jumat (28/8) kemarin, tentara India dan Pakistan di perbatasan saling tembak di perbatasan Jammu Utara, atau lebih dikenal sebagai Kashmir. Imbasnya, 10 warga sipil tewas, serta 46 lainnya luka-luka. Korban langsung dilarikan ke RS Kota Sialkot yang paling dekat dari lokasi insiden.

Tragisnya, insiden ini bertepatan dengan perayaan 50 tahun perang kedua negara. Pemerintah masing-masing saling menyalahkan mengapa soal alasan tembak-menembak bisa terjadi.

"Pakistan dengan sengaja mengincar warga sipil untuk memprovokasi tentara kami," kata Kepala Patroli Perbatasan India Rakesh Kumar Sharma seperti dilansir Stasiun Televisi Aljazeera, Sabtu (29/8).

Mayoritas korban berasal dari Pakistan, tepatnya warga sipil Provinsi Punjab. Saksi mata menyatakan India melepaskan tembakan konstan sejak sore waktu setempat sampai malam hari.

Tapi India tidak mau disalahkan. Negeri Sungai Gangga itu mengaku menderita pula, karena empat warga desa di perbatasan berupa dataran tinggi ini turut tewas akibat serangan mortir dari Pakistan.

Konflik di perbatasan ini terjadi setelah pembicaraan kedua negara tentang batas wilayah dua hari sebelumnya batal. Lebih tragis lagi, insiden ini pecah ketika Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan PM Pakistan, Nawaz Sharif, telah berencana bertemu.

India dan Pakistan berpisah pada 1947 karena mayoritas warganya berbeda agama. Selanjutnya, dua negara itu berebut wilayah Kashmir, yang berbatasan dengan Pegunungan Himalaya. Sampai saat ini status kedua negara masih berperang. Konflik hanya diakhiri gencatan senjata.

Pakistan mengklaim memenangi perang, lalu menggelar perayaan setiap 6 September. Begitupun India, yang mengaku sukses menaklukkan Pakistan, lantas merayakannya saban 28 Agustus.(merdeka.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 09:27

    Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polda Riau Rangkul Tokoh Lintas Agama Gelar Doa Bersama

    PEKANBARU - Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke 80, jajaran Kepolisian Daerah Riau menggelar acara doa bersama lintas agama. Kegiatan spiritual yang melibatkan berbagai tokoh masyarakat ini berla

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:25

    Di Tengah Sorotan 60 Ribu Mahasiswa Batal Kuliah, Unri Catat 314 tak Daftar Ulang

    PEKANBARU â€" Sebanyak 314 calon mahasiswa yang dinyatakan lulus seleksi di Universitas Riau (Unri) tidak melakukan daftar ulang hingga batas waktu registrasi yang telah ditetapkan. Kursi yang kosong

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:23

    Juara Umum II Nasional, YAME Taekwondo Buktikan Mandau Gudangnya Atlet Berprestasi

    DURI â€" Semangat juang dan kerja keras para atlet YAME Taekwondo kembali membuahkan hasil membanggakan. Tampil di ajang Sumut National Championship 2026, para taekwondoin muda asal Kecamatan Mandau,

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:22

    Kasus Penggelapan Rp56 Miliar, Kuasa Hukum Riau Pos Bantah Zalimi Rida K Liamsi

    PEKANBARU - Manajemen Riau Pos melalui Kuasa Hukumnya, Dr Andi Syarifuddin, SH MH membantah tegas pernyataan tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan, Rida K Liamsi. Kasus yang merugikan per

  • Rabu, 01 Jul 2026 09:20

    Tembus Angka Tertinggi, Harga Sawit Mitra Plasma Riau Naik Jadi Rp3.831 per Kilogram

    PEKANBARU - Kabar gembira menghampiri para pekebun kelapa sawit di Bumi Lancang Kuning. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau resmi mengalami tren kenaikan untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor