Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Militer India-Pakistan saling tembak di perbatasan, 10 sipil tewas

Militer India-Pakistan saling tembak di perbatasan, 10 sipil tewas

Sabtu, 29 Agu 2015 11:11
Reuters
Tembak menembak di perbatasan Kashmir, antara pasukan India-Pakistan.
Pada Jumat (28/8) kemarin, tentara India dan Pakistan di perbatasan saling tembak di perbatasan Jammu Utara, atau lebih dikenal sebagai Kashmir. Imbasnya, 10 warga sipil tewas, serta 46 lainnya luka-luka. Korban langsung dilarikan ke RS Kota Sialkot yang paling dekat dari lokasi insiden.

Tragisnya, insiden ini bertepatan dengan perayaan 50 tahun perang kedua negara. Pemerintah masing-masing saling menyalahkan mengapa soal alasan tembak-menembak bisa terjadi.

"Pakistan dengan sengaja mengincar warga sipil untuk memprovokasi tentara kami," kata Kepala Patroli Perbatasan India Rakesh Kumar Sharma seperti dilansir Stasiun Televisi Aljazeera, Sabtu (29/8).

Mayoritas korban berasal dari Pakistan, tepatnya warga sipil Provinsi Punjab. Saksi mata menyatakan India melepaskan tembakan konstan sejak sore waktu setempat sampai malam hari.

Tapi India tidak mau disalahkan. Negeri Sungai Gangga itu mengaku menderita pula, karena empat warga desa di perbatasan berupa dataran tinggi ini turut tewas akibat serangan mortir dari Pakistan.

Konflik di perbatasan ini terjadi setelah pembicaraan kedua negara tentang batas wilayah dua hari sebelumnya batal. Lebih tragis lagi, insiden ini pecah ketika Perdana Menteri India, Narendra Modi, dan PM Pakistan, Nawaz Sharif, telah berencana bertemu.

India dan Pakistan berpisah pada 1947 karena mayoritas warganya berbeda agama. Selanjutnya, dua negara itu berebut wilayah Kashmir, yang berbatasan dengan Pegunungan Himalaya. Sampai saat ini status kedua negara masih berperang. Konflik hanya diakhiri gencatan senjata.

Pakistan mengklaim memenangi perang, lalu menggelar perayaan setiap 6 September. Begitupun India, yang mengaku sukses menaklukkan Pakistan, lantas merayakannya saban 28 Agustus.(merdeka.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.