Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Musisi Boikot Spotify Usai CEO Investasi ke Perusahaan Drone Perang AI

Internasional,

Musisi Boikot Spotify Usai CEO Investasi ke Perusahaan Drone Perang AI

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 06 Agu 2025 08:39
cakaplah.com
Spotify menghadapi kritik keras dan seruan boikot menyusul pengumuman CEO Daniel Ek tentang investasi sebesar USD 702 juta di Helsing, startup pertahanan Jerman yang berspesialisasi dalam drone tempur bertenaga AI dan software militer.

Keputusan yang diumumkan 17 Juni ini memicu kemarahan luas dari musisi, aktivis, dan pengguna media sosial yang menuduh Ek menyalurkan keuntungan dari layanan streaming musik ke industri militer.

Banyak yang mendesak pengguna membatalkan langganan layanan tersebut. Pemusik pun ramai-ramai melakukan hal yang sama, seperti Greg Saunier, pendiri band di Bay Area, California, yang terkenal, Deerhoof. Saunier menilai Helsing akan membuat korban perang semakin berjatuhan, seperti di Gaza.

"Setiap kali seseorang mendengarkan musik kami di Spotify, apakah itu berarti ada satu dolar lagi yang disedot untuk membuat semua yang telah kami saksikan di Gaza lebih sering dan menguntungkan?" kata Saunier dalam sebuah wawancara dengan Los Angeles Times.

"Kami tidak butuh waktu lama untuk memutuskan sebagai sebuah band bahwa jika Daniel Ek semakin gencar dalam perang AI, kami harus keluar dari Spotify. Itu bahkan bukan pengorbanan yang besar bagi kami," katanya.

Sebuah band kecil memang takkan berdampak banyak perkiraan pendapatan kuartal Spotify sebesar USD 4,8 miliar. Namun, hal itu tampaknya menginspirasi orang lain. Beberapa musisi berpengaruh kemudian meninggalkan layanan tersebut, mengecam Ek karena menginvestasikan kekayaan pribadinya ke perusahaan senjata AI.

Label elektronik Amsterdam, Kalahari Oyster Cult, cabut dari Spotify. "Kami tidak ingin musik kami berkontribusi atau menguntungkan platform yang dipimpin oleh seseorang yang mendukung alat-alat perang, pengawasan, dan kekerasan," tulis mereka.

Yang paling signifikan, band rock Australia King Gizzard & the Lizard Wizard, grup yang sangat populer, mengatakan akan menarik puluhan album dari Spotify. "CEO Spotify Daniel Ek berinvestasi jutaan dolar dalam teknologi drone militer AI. Kami baru saja menghapus musik kami dari platform itu," tulis mereka.

Helsing adalah perusahaan teknologi pertahanan Jerman yang berbasis di Muenchen. Didirikan tahun 2021 oleh Torsten Reil, Gundbert Scherf, dan Niklas Köhler, perusahaan ini mengembangkan drone serang militer, sistem pengawasan bawah air, dan software AI yang dirancang untuk meningkatkan sistem persenjataan dan pengambilan keputusan di medan perang.

Tahun lalu, mereka mulai memproduksi lini drone militernya sendiri, disebut HX-2. Bisnis pertahanan dan teknologi telah menjadi area yang menarik bagi para investor akhir-akhir ini, di tengah konflik global besar, termasuk perang Ukraina dan Rusia hingga Israel-Gaza.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.