Jumat, 12 Jun 2026

Internasional,

Netanyahu Sebut Tidak Ada Kelaparan di Gaza, PBB Bela Palestina

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 13 Agu 2025 09:07
Berita satu.com
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan informasi terkait kelaparan di Jalur Gaza yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Gaza layak dipercaya. Pernyataan tersebut disampaikan oleh juru bicara PBB, Stephane Dujarric, pada Selasa (12/8/2025).

“Kami mendapati bahwa selama ini, dan seperti yang Anda ketahui, PBB telah berada di Gaza cukup lama, termasuk sejak pengambilalihan Gaza oleh Hamas, angka-angka yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan di Gaza yaitu Kementerian Kesehatan Palestina, secara keseluruhan dapat dipercaya,” ujarnya dalam konferensi pers, dilansir dari Antara.

Di hari yang sama, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan peningkatan jumlah korban tewas akibat malnutrisi, yang kini mencapai 227 orang, termasuk 103 anak-anak, di tengah krisis pasokan pangan yang berkepanjangan.

Sementara itu, pekan lalu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersikeras tidak ada kelaparan di Gaza, menilai laporan-laporan tersebut dilebih-lebihkan. Namun, ia mengakui adanya “deprivasi” dan mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di Gaza yang akan bertahan hidup setelah dua tahun perang jika Israel benar-benar menjalankan “kebijakan kelaparan.”

Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk, sebelumnya menegaskan bahwa penolakan Israel memberikan akses pangan kepada warga sipil Gaza dapat dianggap sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan. Ia menyebut gambar warga yang kelaparan di Gaza sebagai hal menyayat hati dan tak dapat diterima.

Turk juga menyoroti pembatasan ketat Israel terhadap masuknya bantuan kemanusiaan. Menurutnya, jumlah bantuan yang diizinkan jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan warga.

Data menunjukkan, antara 27 Juli hingga 10 Agustus, Israel hanya mengizinkan 1.334 truk bantuan masuk ke Gaza, setara dengan sekitar 14% dari total kebutuhan. Pemerintah setempat bahkan menuding sebagian besar truk tersebut dijarah dengan sepengetahuan militer Israel.

Perkiraan kebutuhan harian menyebutkan, sedikitnya 600 truk yang membawa pangan, bahan bakar, dan obat-obatan harus masuk ke Gaza setiap hari untuk mencukupi kebutuhan dasar penduduk.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.