- Home
- Internasional
- PM Najib: Demonstran di Kuala Lumpur Hanya Minoritas
PM Najib: Demonstran di Kuala Lumpur Hanya Minoritas
Minggu, 30 Agu 2015 18:09
KUALA LUMPUR – Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak merasa yakin bahwa puluhan ribu warga Malaysia yang berdemonstrasi di Kuala Lumpur hari ini dan kemarin hanya minoritas warga yang tidak puas pada pemerintah. Menurutnya mayoritas penduduk Malaysia selain para demonstran memberikan dukungan mereka pada kepemimpinannya.
"Mungkin ada 20 ribu orang yang hadir di demonstrasi, sebagaimana dilaporkan beberapa media. Tapi, saya yakin 20 ribu adalah jumlah yang sedikit. Sebagian besar penduduk Malaysia mendukung pemerintah," kata Najib sebagaimana dilansir The Star, Minggu (20/8/2015).
Dia mengatakan gerakan Bersih, yang mengorganisir protes di Kuala Lumpur tidak peduli pada kesejahteraan penduduk Malaysia, terutama di daerah terpencil. Dukungan yang didapatkan Bersih, menurut Najib tidak ada artinya, karena tidak sulit untuk mengumpulkan pendukung seperti yang terlihat dalam demonstrasi hari ini.
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener