- Home
- Internasional
- PM Selandia Baru Jacinda Ardern: Mereka Adalah Kita
Internasional
PM Selandia Baru Jacinda Ardern: Mereka Adalah Kita
Senin, 18 Mar 2019 13:44
"Atas nama seluruh warga Selandia Baru, kita berduka bersama. Kita satu. Mereka adalah kita," tulis PM Ardern dalam buku tersebut.
Serangan teror ini memicu seruan untuk memperketat akses pemilikan senjata api, terutama semi-otomatis seperti senapan AR-15 yang digunakan pelaku.
"Apa yang dikehendaki masyarakat saat ini adalah [kejelasan] mengapa dan bagaimana orang bisa membeli senjata semi-otomatis gaya militer di Selandia Baru," ujar PM Ardern kepada media setempat.
Dia menyatakan ada jalan untuk membuat aturan baru larangan senjata yang efektif mencapai sasaran.
Polisi setempat menerjunkan petugasnya ke Christchurch hari ini untuk memastikan keamanan saat warga kembali menjalani kehidupan mereka.
Bandara di Kota Dunedin yang sebelumnya ditutup akibat benda mencurigakan telah dibuka kembali pada Senin pagi.
Sementara itu satuan anti-teror menggeledah dua rumah di Australia termasuk rumah saudara perempuan Brenton Tarrant.
Dalam tradisi Maori, upacara dimaksudkan untuk membersihkan bangunan meskipun saat ini masih merupakan TKP kejahatan sehingga tidak diizinkan melakukannya di dalam.
Para pemuka agama Kristen turut hadir dalam upacara tradisi tersebut.
Kalangan keluarga korban mulai frustrasi karena jasad keluarga mereka belum juga bisa dimakamkan. Menurut ajaran Islam, jasad orang meninggal harus disegerakan penguburannya.
Pihak berwajib memastikan jasad akan diserahkan ke pihak keluarga setelah proses post-mortem dilakukan.
Seorang relawan asal Brisbane bernama Mo menyebutkan, proses pemakaman termasuk memandikan jenazah akan jadi rumit.
Menurut Mo, mereka yang meninggal di masjid tergolong sebagai syahid.
Hal itu, katanya, memerlukan penanganan berbeda apakah jenazahnya harus dimandikan atau tidak. Darah di tubuh mereka dipercaya akan menjadi saksi kesyahidan mereka.
"Namun ada juga pandangan bahwa karena ini bukan medan perang, maka tidak apa-apa memandikan jenazahnya. Tetapi itu terserah keputusan keluarga masing-masing," kata Mo.
ABC/Reuters
Internasional
Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
JAKARTA â€" Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe
Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban
3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap
Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M
Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus
Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas
Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama. Frans kemudian dibawa ke Indonesia dan tiba di Gedun