Sabtu, 20 Jun 2026

Internasional

PM Selandia Baru Jacinda Ardern: Mereka Adalah Kita

Senin, 18 Mar 2019 13:44
Detik.com
Christchurch - Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menjadi penandatangan pertama buku belasungkawa nasional atas serangan teror terhadap jamaah masjid di Christchurch. Buku ini dibuka untuk umum di Wellington sejak Senin (18/3/2019).

"Atas nama seluruh warga Selandia Baru, kita berduka bersama. Kita satu. Mereka adalah kita," tulis PM Ardern dalam buku tersebut.

Serangan teror ini memicu seruan untuk memperketat akses pemilikan senjata api, terutama semi-otomatis seperti senapan AR-15 yang digunakan pelaku.

"Apa yang dikehendaki masyarakat saat ini adalah [kejelasan] mengapa dan bagaimana orang bisa membeli senjata semi-otomatis gaya militer di Selandia Baru," ujar PM Ardern kepada media setempat.

Dia menyatakan ada jalan untuk membuat aturan baru larangan senjata yang efektif mencapai sasaran.

Polisi setempat menerjunkan petugasnya ke Christchurch hari ini untuk memastikan keamanan saat warga kembali menjalani kehidupan mereka.

Bandara di Kota Dunedin yang sebelumnya ditutup akibat benda mencurigakan telah dibuka kembali pada Senin pagi.

Sementara itu satuan anti-teror menggeledah dua rumah di Australia termasuk rumah saudara perempuan Brenton Tarrant.

Para pemuka masyarakat Maori di Selandia Baru menggelar upacara pembersihan di luar Masjid Linwood di Christchurch. Di lokasi ini delapan orang jamaah masjid tewas pada hari Jumat.

Dalam tradisi Maori, upacara dimaksudkan untuk membersihkan bangunan meskipun saat ini masih merupakan TKP kejahatan sehingga tidak diizinkan melakukannya di dalam.

Para pemuka agama Kristen turut hadir dalam upacara tradisi tersebut.

Kalangan keluarga korban mulai frustrasi karena jasad keluarga mereka belum juga bisa dimakamkan. Menurut ajaran Islam, jasad orang meninggal harus disegerakan penguburannya.

Pihak berwajib memastikan jasad akan diserahkan ke pihak keluarga setelah proses post-mortem dilakukan.

Seorang relawan asal Brisbane bernama Mo menyebutkan, proses pemakaman termasuk memandikan jenazah akan jadi rumit.

Menurut Mo, mereka yang meninggal di masjid tergolong sebagai syahid.

Hal itu, katanya, memerlukan penanganan berbeda apakah jenazahnya harus dimandikan atau tidak. Darah di tubuh mereka dipercaya akan menjadi saksi kesyahidan mereka.

"Namun ada juga pandangan bahwa karena ini bukan medan perang, maka tidak apa-apa memandikan jenazahnya. Tetapi itu terserah keputusan keluarga masing-masing," kata Mo.

ABC/Reuters



Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:16

    Ditemukan Penyakit Bawaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

    JAKARTA â€" Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menjalani rawat inap di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (19/6/2026). Keduanya merupakan tersangka dalam kasus dugaan pe

  • Sabtu, 20 Jun 2026 09:11

    Penyidik KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Bawa Barang Bukti Tiga Koper

    Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah di Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Denpasar, Bali, pada Jumat (19/6). Penggeledahan tersebut dilakukan untuk pengemban

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:54

    3 TKW Dianiaya Majikan di Malaysia, 4 Orang Ditangkap

    Jakarta - Tiga Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Aceh diduga menjadi korban kekerasan oleh majikan di Johor Bahru, Malaysia. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian M

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:51

    Kurir Ketakutan Usai Konsumsi Sabu, Tinggalkan Paket Narkoba 36 Kg di Bus

    Lampung - Aksi nekat dua kurir narkoba berujung petaka. Setelah diduga mengonsumsi sabu, keduanya justru dilanda ketakutan hingga meninggalkan paket sabu seberat 36 kilogram di dalam bus Antar Lintas

  • Sabtu, 20 Jun 2026 08:46

    Pengendali Keuangan Jaringan Narkoba Fredy Pratama Ditangkap

    Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menangkap Frans Antoni (FA), pengendali keuangan jaringan gembong narkoba Fredy Pratama. Frans kemudian dibawa ke Indonesia dan tiba di Gedun

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.