- Home
- Internasional
- Paraguay Dilanda Banjir Terparah dalam 23 Tahun
Paraguay Dilanda Banjir Terparah dalam 23 Tahun
Senin, 28 Des 2015 11:23
Banjir yang parah ini, bahkan telah membuat lebih dari 100.000 orang di negara tetangga dari Paraguay mengungsi.
Fenomena badai El Nino telah menyebabkan hujan yang terus turun, sehingga meningkatkan debit air di sungai-sungai Paraguay. Sungai Paraguay sendiri yang mengalir di Kota Asuncion, ketinggian airnya sudah mencapai 7,82 meter, dilaporkan ini adalah debit air tertinggi semenjak 1992.
Sekira 90 ribu warga Asuncion sudah meninggalkan rumah mereka akibat banjir dan terpaksa membangun gubuk dadakan di taman kota atau ruang publik lainnya. Dikabarkan juga selain membuat gubuk, para warga juga mengungsi sementara di bangunan sekolah dan militer.
"Ketinggian banjir di rumah saya telah mencapai atap rumah, kami hanya dapat membawa barang seperlunya dengan bantuan tetangga," kata Ramona Beltran (42) yang sudah mengungsi selama dua minggu akibat banjir, sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (28/12/2015).
Divisi cuaca di PBB mengatakan bulan lalu, El Nino pada tahun ini disebabkan oleh iklim ekstrem global dan ini adalah yang terparah dalam kurun waktu 15 tahun. Apalagi saat ini telah terbukti menyebabkan banjir yang parah di beberapa wilayah di Amerika Selatan, namun dikabarkan El Nino juga menyebabkan kekeringan panjang di Kolombia.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T