Jumat, 12 Jun 2026

Pasca-Penyerangan, Sekutu Saudi Tarik Dubesnya dari Iran

Kamis, 07 Jan 2016 09:35
Todayszaman.com
Para demonstran yang menyerang kantor Kedutaan Saudi di Teheran, menjadi awal memanasnya hubungan antara Iran-Saudi
TEHERAN – Pasca-penyerangan Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi di Iran, hampir semua sekutu Kerajaan Saudi mulai menarik kembali para duta besarnya dari Teheran.

Pada Rabu 6 Januari, Qatar menarik duta besarnya di Iran. Hal itu setelah memanasnya hubungan Saudi-Iran. Efek domino itu pun dimulai ketika Saudi mengeksekusi pimpinan Syiah, Nimr al Nimr.

Kemudian, Djibouti juga telah memutus hubungan diplomatik dengan Iran di hari sama ketika Qatar menarik dubesnya. Lalu, Yordania bahkan memanggil perwakilan Iran di Amman untuk mengutuk serangan Kedubes Saudi yang dilakukan demonstran di Teheran.

"Kementerian pada pagi ini memanggil Dubes Qatar di Teheran akibat serangan Kedubes Kerajaan Arab Saudi di Iran," kata Kepala Departemen Hubungan Asia Qatar Khalid Ibrahim Abdulrahman al Hamar, sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (7/1/2016).

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut serangan di Kantor Kedubes Arab Saudi di Teheran sebagai pelanggaran internasional dan pelanggaran norma yang memastikan keamanan serta perlindungan dari anggota misi diplomatik di luar negeri.

Bisa dikatakan memanasnya hubungan dengan Qatar dapat juga berimbas negatif untuk perekonomian Iran. Sebab, Qatar memberikan akses kepada Iran untuk mengambil sumber daya gas milik Qatar di perairan wilayah Timur Tengah.

Kuwait juga telah memanggil pulang dubesnya dari Teheran pada Selasa 5 Januari. Sedangkan Uni Emirat Arab perlahan sudah mengurangi hubungan diplomatik dengan Iran.

Iran sendiri menuduh struktur monarki Muslim Sunni di Arab Saudi menggunakan penyerangan di Kantor Kedubes Saudi sebagai alasan untuk memutus hubungan diplomatik serta meningkatkan ketegangan dengan negara sekutu dari Kerajaan Arab Saudi.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 17:09

    Pemkab Bengkalis Siap Luncurkan Aplikasi SKM Online

    Bengkalis-pemerintah Kabupaten Bengkalis siap mengimplementasikan aplikasi Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online mulai 1 Juni 2026. https://s.id/SKMOnline_DiskominfotikAplikasi nasional yang dibangu

  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.