- Home
- Internasional
- Pembantai Ratusan Warga di Mali Berdalih untuk Basmi Ekstremisme
Internasional
Pembantai Ratusan Warga di Mali Berdalih untuk Basmi Ekstremisme
Rabu, 27 Mar 2019 11:57
JENEWA - Kantor HAM PBB menyerukan pemerintah Mali untuk menyelidiki pembunuhan lebih dari 150 orang dan membawa pelakunya ke pengadilan. Badan PBB itu mengatakan, sebuah serangan hari Sabtu (23/3) di Ogossagou, di wilayah Mopti, Mali Tengah, menandai melonjaknya tingkat kejahatan.
PBB melaporkan, dalam setahun terakhir, pertempuran antara komunitas etnis Fulani dan Dogon telah mengakibatkan kematian sekitar 600 wanita, anak-anak dan pria.
Sengketa tanah dan air antara penggembala Fulani dan pemburu Dogon adalah hal biasa. Namun pertempuran semakin berkembang dengan kekerasan.
Kantor HAM mengatakan, mereka yang selamat dari serangan hari Sabtu, kebanyakan etnis Fulani mengatakan, pemburu tradisional Dogon menyerang desa Ogossagou dengan senjata otomatis dan senapan berburu.
Juru bicara HAM, Ravina Shamdasani mengatakan, sebagian anggota Dogon menggambarkan Fulani sebagai pendukung kelompok ekstremis Islam yang kejam.
"Saya mengerti bahwa banyak dari masyarakat ini, apakah apakah mereka menggunakan ini sebagai dalih untuk kekerasan antar-komunitas, atau menggambarkan diri mereka sebagai apa yang disebut kelompok pertahanan. Mereka main hakim sendiri dan menyingkirkan apa yang mereka anggap sebagai ancaman ekstremisme kekerasan yang akhirnya berarti banyak anak-anak terbunuh tanpa ampun, mayat orang-orang dilempar ke dalam sumur, orang dibakar hidup-hidup di rumah mereka sendiri."
Shamdasani mencatat bahwa Dogon adalah satu-satunya kelompok yang menuduh Fulani mendukung militan Islam.
Dia mengatakan, pemerintah Mali telah melancarkan penyelidikan dan penangkapan pada masa lalu yang bertujuan menghentikan kekerasan. Namun dia mengatakan tidak ada kasus yang pernah disidangkan.
Shamdasani mengatakan, kantornya telah mengerahkan tim penyelidik
TKP dan petugas HAM ke desa-desa yang terkena dampak. Dia mengatakan,
mereka akan melakukan wawancara untuk memahami apa yang terjadi. Dia
mengatakan kantor HAM PBB akan mendukung pemerintah untuk melanjutkan
penyelidikan itu.
Sumber: okezone.com
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI - Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedaulatan energi nas
Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat
Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber
Hadir di Ttengah Kesulitan, Satlantas Polres Inhu Salurkan Air Bersih untuk Warga
RENGAT-Kepedulian terhadap sesama ditunjukan jajaran Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Indragiri Hulu (Inhu) yang hadir ditengah kesulitan warga yang membutuhkan, dengan menyalurkan bantuan air ber
Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023
PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung
Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional
DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau