- Home
- Internasional
- Pemberontak Kembali Lakukan Serangan di Ukraina Timur
Pemberontak Kembali Lakukan Serangan di Ukraina Timur
Selasa, 11 Agu 2015 11:49
MARIUPOL-Pemerintah Ukraina menuduh pemberontak pro-Rusia kembali melakukan serangan ke wilayah timur. Praktis, hal itu melanggar kesepakatan gencatan senjata yang disepakati kedua belah pihak.
Pihak militer Ukraina mengatakan, 400 pasukan pemberontak yang didukung tank melakukan serangan ke pasukan pemerintah di Desa Starohnativka, 50 kilomter ke utara dari Kota Mariupol.
"Serangan yang kurang ajar ini oleh penjajah berlangsung dengan latar belakang situasi yang meningkat di timur Ukraina," kata Juru Bicara Militer Rusia, Andriy Lysenko, seperti diberitakan Reuters, Selasa (11/8/2015).
Pengendalian Mariupol bisa membantu pemberontak membentuk koridor ke semenanjung Crimea yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014.
Seperti diberitakan, sempat terjadi kesepakatan gencatan senjata antara Ukraina, pihak pemberontak, dan Rusia pada pertengahan Februari 2015. Namun, kesepakatan itu gagal membendung kekerasan yang terjadi di wilayah zona konflik. Kedua belah pihak saling menuduh melanggar gencatan senjata.
Lysenko menambahkan, pasukan Ukraina berusaha membalas serangan pemberontak menggunakan artileri dan merebut kembali wilayah tersebut.
Namun, Komandan Senior Eduard Basurin membantah pasukan pemberontak membantah melakukan serangan dan justru menuduh pasukan pemerintah melakukan serangan terlebih dahulu.
Sebelumnya, juru bicara lain dari militer Ukraina, Yaroslav Chepurny, mengatakan insiden itu memperlihatkan Kota Mariupol masih dalam ancaman para pemberontak.
"Bahaya utama (ke Mariuol) adalah rute perjalanan ke kota itu yang melewati Desa Granitnoe dan Starohnativka. Kami mengetahui hal ini dan kami siap menghadapinya," ujar Chepurny.
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie
Ruang Kerjanya Disegel KPK, Keberadaan Bupati Kuansing tak Diketahui
TELUKUANTAN- Ruang kerja Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby disegel penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026). Sejumlah ruang kerja pejabat lain juga turut disege