Sabtu, 20 Jun 2026

Internasional

Penembakan di Sekolah Brasil, 6 Pelajar dan 2 Karyawan Tewas

Kamis, 14 Mar 2019 09:09
Dok: Reuters
Foto: Salah satu murid di Raul Brasil usai penembakan
SAO PAULO  - Aksi penembakan di sekolah terjadi Brazil. Akibatnya, 10 orang tewas dalam aksi penembakan itu. Yakni, 6 pelajar sekolah dasar, 2 karyawan sekolah, dan 2 pelaku yang kemudian bunuh diri.

Pelaku penembakan merupakan pria dengan usia berkisar 20-25 tahun. Polisi mengatakan, keduanya juga menembak hingga tewas pekerja cuci mobil di sekitar sekolahan tersebut sebelum melakukan aksinya di sekolah Raul Brasil.

Lebih dari 1.000 anak berusia antara 11 dan 15 tengah berada di sekolah saat aksi penembakan itu terjadi. 17 orang lainnya, kebanyakan anak-anak, juga ditembak dan terluka. Beberapa dari mereka dalam kondisi serius, kata polisi, yang belum mengetahui motif kekerasan itu.

Komandan pasukan polisi di negara bagian Sao Paulo, Marcelo Salles, mengatakan lebih dari tiga dekade pengabdiannya, dia belum pernah menyaksikan aksi penembakan sebrutal ini.

"(Saya) belum pernah melihat yang seperti ini, itu adalah kejahatan brutal yang tak terkatakan," ujar Salles, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/3/2019).

Salles mengatakan orang-orang bersenjata itu menggunakan setidaknya satu pistol kaliber 38, bersama dengan bom rakitan dan panah otomatis. Polisi tiba delapan menit setelah penembakan dimulai dan menemukan pelaku sudah bunuh diri.

Sebuah video yang diambil selama penembakan dan ditayangkan oleh Globo TV menunjukkan anak-anak menjerit ketakutan. Mereka tampak berlari dan meminta pertolongan ketika suara tembakan terdengar di sekitar.

Kamera CCTV dari rumah yang terletak di sekitar sekolah juga menunjukkan anak-anak memanjat dan berusaha melompati pagar yang mengelilingi gedung sekolah. Mereka berlari di jalanan dan meminta pertolongan.

Polisi mengatakan, dua pelaku, yang diduga bukan mantan pelajar di Raul Brasil, memasuki gedung dan mulai menembaki sekitar pukul 09.30 waktu setempat. Sebuah penembakan juga terjadi di sebuah tempat yang berjarak 500 meter di sekolah. Namun polisi masih belum memastikan apakah dua penembakan tersebut saling berhubungan.

Gubernur Sao Paulo, Joao Doria, mengaku terkejut dengan aksi penembakan ini. Dia mengatakan, aksi penembakan itu merupakan hal yang paling menyedihkan yang pernah dia saksikan.

"Solidaritas kami kepada keluarga korban. Aku terkejut dengan pemandangan yang kulihat di dalam sekolah itu. "Itu hal paling menyedihkan yang pernah kulihat dalam hidupku," kata Doria.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.