- Home
- Internasional
- Perempuan India Dibakar Hidup-Hidup Setelah Laporkan Penganiayaan Dirinya
Internasional
Perempuan India Dibakar Hidup-Hidup Setelah Laporkan Penganiayaan Dirinya
Selasa, 04 Des 2018 15:28
NEW DELHI - Seorang perempuan di India Utara dibakar oleh dua orang pria yang diduga mencoba menganiayanya. Insiden itu terjadi dua hari setelah korban melaporkan pelecehan yang dilakukan kedua pria tersebut kepada polisi, pihak berwenang dan keluarganya.
Kasus ini menjadi kasus terbaru yang menunjukkan rawannya posisi perempuan di India dalam menghadapi kasus kekerasan dan pelecehan.
Diwartakan Reuters, Selasa (4/122018) perempuan itu sedang berada di sebuah lapangan di dekat rumahnya di Distrik Sitapur, Negara Bagian Uttar Pradesh saat kedua pria yang diketahui sebagai tetangganya datang. Berdasarkan keterangan Vinod Kumar, saudara korban, kedua pria itu kemudian menemui korban dan berusaha menyeretnya pergi.
Korban menggigit tangan para penyerangnya dan berhasil melarikan diri. Pada hari yang sama, dia dan ayahnya melaporkan kejadian itu pengaduan kepada polisi. Namun, tidak ada tindakan yang dilakukan hingga pihak keluarga kembali melakukan pengaduan untuk kedua kalinya.
"Kami menunggu polisi datang untuk mencari informasi sepanjang hari tetapi tidak ada yang datang," kata Vinod.
Keesokan harinya, kedua pria kembali ke ladang tempat wanita itu bekerja, menyiramnya dengan minyak tanah dan membakarnya, kata inspektur polisi setempat, Prabhakar Chaudhary, dikutip dari Reuters.
Ia dirawat si rumah sakit dengan 40 persen luka bakar yang ada di tubuhnya.
Chaudhary mengatakan bahwa tersangka penyerangan telah ditangkap dan tiga polisi diskors karena dinilai telah melalaikan tugas.
Kasus terkait kekerasan seksual seperti ini bukanlah yang pertama kali terjadi di India.
Setelah pemerkosaan massal seorang wanita muda pada 2012, India memberlakukan engadilan jalur cepat dan undang-undang perkosaan yang lebih keras termasuk hukuman mati. Tetapi data statistik menunjukkan bahwa kekerasan seksual terhadap wanita malah semakin meningkat, bukan menurun seperti yang diharapkan.
Kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menuduh polisi India
tunduk pada tekanan dari politisi lokal untuk mengubur setiap
penyelidikan. Para pegiat mengatakan, dalam beberapa kasus, penyelidikan
serangan seksual telah menguap karena sikap apatis polisi.
(okezone.com)
Internasional
Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi
Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time
Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap
Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d
Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan
Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N
Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis
JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat
HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako
PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit