Selasa, 21 Apr 2026

Internasional

Pesawat Ringan Jatuh dan Terbakar di Hawaii, 9 Orang Tewas

Sabtu, 22 Jun 2019 16:28
Foto: KGMB/KHNL via CNN
Honolulu - Pesawat ringan jatuh dan terbakar saat melakukan aktivitas terjun payung di wilayah Oahu, Hawaii, Amerika Serikat (AS). Sembilan orang tewas dalam insiden nahas ini.

Seperti dilansir Reuters dan CNN, Sabtu (22/6/2019), laporan Departemen Transportasi Hawaii menyebut bahwa pesawat jenis King Air mesin ganda itu jatuh di dekat Lapangan Udara Dillingham pada Jumat (21/6) malam waktu setempat. Departemen Transportasi Hawaii menyatakan tidak ada korban selamat dalam insiden ini.

Penyebab jatuhnya pesawat ringan ini belum diketahui pasti.

Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Honolulu, Manuel P Neves, menyebut bahwa pesawat ringan yang membawa 9 orang itu sedang melakukan tamasya terjun payung saat insiden ini terjadi. Ketika petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi, pesawat dalam keadaan terbakar hebat. Petugas dengan segera memadamkan api.

Sejumlah saksi mata, sebut Neves, menuturkan bahwa pesawat terbang rendah sebelum terjatuh dan menabrak pagar kawat, menjauhi landasan yang ada di kompleks lapangan udara setempat.

"Ini merupakan insiden jatuhnya pesawat paling tragis yang kami dapati. Kami pernah mendapati (insiden) sejumlah helikopter milik militer, tapi ini sebuah pesawat sipil yang jatuh dan dengan banyak orang di dalamnya," tutur Neves kepada media lokal, KGMB, yang merupakan afiliasi CNN.

Nama-nama korban belum dirilis ke publik. Neves menyatakan bahwa beberapa anggota keluarga korban ada di lapangan udara saat kecelakaan ini terjadi.

"Saya mengikuti dengan erat perkembangan tragis dari Lapangan Udara Dillingham malam ini. Saat ini, pikiran dan doa kami ada bersama pihak keluarga dan teman-teman korban," tulis Wali Kota Honolulu, Kirk Caldwell, via akun Twitter-nya.

Otoritas Penerbangan Federal AS atau FAA akan memimpin penyelidikan atas insiden ini.

Diketahui bahwa Lapangan Udara Dillingham merupakan bandara umum yang dioperasikan oleh Departemen Transportasi Hawaii, dengan menyewanya selama 25 tahun dari militer AS. Otoritas negara bagian Hawaii menyewa sebagian area lapangan udara itu untuk dioperasikan bagi aktivitas terjun payung dan paralayang.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.