- Home
- Internasional
- Raja Thailand Dirawat Akibat Pembengkakan Otak
Raja Thailand Dirawat Akibat Pembengkakan Otak
Selasa, 11 Agu 2015 15:39
BANGKOK-Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej, kembali menjalani perawatan di rumah sakit. Dia dirawat akibat mengidap hydrocephalus alias penyakit yang menyebabkan otak membesar lantaran terisi cairan dalam jumlah banyak.
Menurut keterangan sejumlah pejabat Thailand, kini sang raja berangsur pulih. Selain hydrocephalus, Pria berusia 87 tahun itu juga mengalami radang paru-paru. Namun, penyakit itu juga perlahan mereda sejak dia dirawat di rumah sakit pada 31 Mei 2015.
Seperti diberitakan BBC, Selasa (11/8/2015), kesehatan Raja Bhumibol sempat memburuk tahun lalu usai menjalani operasi batu ginjal pada Oktober 2014. Setelah menjalani perawatan selama tujuh bulan di Rumah Sakit Siriraj, Bangkok, dia diizinkan keluar pada Mei.
Namun, selang beberapa pekan kemudian, dia kembali diinapkan di rumah sakit. Kesehatan raja yang amat dihormati masyarakat ini—dan menjadi pemersatu di tengah krisis politik—merupakan masalah yang sensitif di Thailand.
Dia sudah berkuasa selama 67 tahun dan pembahasan suksesi kerajaan dibatasi dengan ketat oleh undang-undang kejahatan negara, dengan ancaman hukuman yang berat bagi orang yang mengkritik kerajaan.
Spesialis Curanmor Dibekuk Polsek Ukui, Dadung Beraksi Dua Kali dengan Komplotan Berbeda
PELALAWAN â€" Unit Reskrim Polsek Ukui berhasil membongkar dua kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di wilayah Kecamatan Ukui. Dari pengungkapan tersebut, polisi menangkap pelaku utama
LPSK Bentuk Tim Pengawal Kasus Kematian Dokter Icha
JAKARTA - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengerahkan tim untuk mengawal kasus kematian Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni alias dr Icha. Hal itu dilakukan untuk mendalami perkara yang
Dipercaya 23,3 Juta Pengusaha Ultra Mikro, Ini Rahasia Tata Kelola PNM dari Hulu ke Hilir
Survei lembaga riset independen INDEKSTAT 2025 mencatat pendapatan bersih nasabah PNM Mekaar meningkat dari Rp2,02 juta menjadi Rp2,90 juta per bulan, atau bertambah sekitar Rp875 ribu setiap bulan, d
OJK Serius Tanggapi Peringatan MSCI Terkait Risiko ke Frontier Market
Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan keseriusan merespons peringatan lembaga indeks global MSCI terkait potensi penurunan status pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontie
Ruang Kerjanya Disegel KPK, Keberadaan Bupati Kuansing tak Diketahui
TELUKUANTAN- Ruang kerja Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby disegel penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (30/6/2026). Sejumlah ruang kerja pejabat lain juga turut disege