- Home
- Internasional
- Rusia Tuduh AS Sesumbar dalam Perang Lawan ISIS
Rusia Tuduh AS Sesumbar dalam Perang Lawan ISIS
Selasa, 29 Des 2015 14:07
Juru bicara (Jubir) Pentagon, Michelle Baldanza belakangan ini mengatakan bahwa AS tidak akan bekerja sama dengan Rusia di Suriah jika mereka tidak berhenti mendukung Presiden Bashar al Assad.
Dilaporkan, keputusan dari Pentagon ini membuat pihak militer Rusia gusar.
"Sekali lagi, teori basi yang muncul memberikan konfirmasi bahwa Pentagon hanya sesumbar dalam perang melawan ISIS, tanpa adanya tindakan nyata," kata Igor Konashenkov, Jubir Kemenhan Rusia, sebagaimana dilansir dari The Washington Times, Selasa (29/12/2015).
"Pernyataan dari Kemenhan AS Michelle Baldanza tentang penolakan untuk membuka kerja sama dalam perlawanan melawan ISIS sudah seperti 'radio rusak' (berulang-ulang) dan ini sudah saatnya berubah," ujarnya.
Dilaporkan, pihak Kemenhan Rusia juga mengatakan mereka tidak perlu mendiskusikan mengenai aktivitas ISIS di Irak dengan AS, karena yang diperlukan adalah 'memotong pendanaan ISIS disana' (yang dimaksud adalah bisnis ilegal minyak dengan Turki yang dituduh oleh pihak Rusia).
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T