- Home
- Internasional
- Sebelum Kena Demam Saat Pandemi Covid-19, Kim Jong-un Pernah Dikabarkan Sakit Parah
Sebelum Kena Demam Saat Pandemi Covid-19, Kim Jong-un Pernah Dikabarkan Sakit Parah
Admin
Kamis, 11 Agu 2022 15:55
Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un kembali menjadi sorotan dunia. Sebabnya baru-baru ini sang adik menyatakan Kim Jong-un mengalami demam ketika virus corona mewabah di Korut.
"Meskipun dia sakit parah dengan demam tinggi, dia tidak bisa berbaring sejenak memikirkan rakyat yang harus dia jaga sampai akhir tahun, menghadapi perang anti-epidemi," kata Kim Yo-jong, adik perempuan Kim saat berpidato yang disiarkan media pemerintah KCNA.
Sebelumnya Kim Jong-un juga pernah dikabarkan sakit parah. Berikut beberapa laporan yang mengabarkan kondisi kesehatan Kim di masa lalu:
Pada tahun 2020, kabar mengenai Kim yang menjalani operasi menarik perhatian dunia. Daily NK menyebutkan, kesehatan Kim menurun dalam beberapa bulan terakhir di tahun itu karena dia perokok berat, mengalami obesitas, dan gila kerja.
Kabar mengenai obesitas Kim juga pernah tersorot. Dia disebut-sebut mengalami kenaikan berat badan hingga 40 kilogram pada Juli 2016. Hal tersebut dilaporkan oleh Badan Intelijen Korea Selatan (NIS) saat rapat bersama parlemen di Ibu Kota Seoul. Intelijen memberi analisis termutakhir mengenai Korut yang dinilai semakin membahayakan kawasan berkat teknologi nuklirnya.
Kim Jong-un saat pertama kali menjabat memiliki bobot 90 kilogram. Namun tahun sebelumnya, beratnya sudah bertambah menjadi 130 kilogram. Masalah obesitas ini, menurut telik sandi Korsel, berpengaruh pada kesehatan mentalnya. Bahkan, Kim mengidap insomnia serta mudah paranoid.
Kondisi jantungnya juga dikatakan pernah bermasalah. Pada 2020 Kim terlihat terakhir kali setelah memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh. Setelah pertemuan tersebut, ia dikabarkan dibawa ke rumah sakit.
Kim juga pernah diisukan mengalami kelumpuhan pasca operasi jantung. Terdapat berbagai dugaan dari media negara-negara lain yang mengatakan ia telah meninggal sampai dengan rumor bahwa operasi untuk memasukkan stent salah karena tangan ahli bedah gemetar begitu parah, menurut New York Post.
Tetapi Daily NK, sebuah situs web yang dikelola pembelot Korut, mengutip sumber anonim dari negara itu mengatakan Kim sedang dalam tahap penyembuhan di sebuah vila di resor Gunung Kumgang, Hyangsan, di pesisir timur setelah menjalani operasi pada 12 April lalu di sebuah rumah sakit di sana. Demikian dilansir dari The Straits Times.
Pemimpin Korut ini juga pernah dilaporkan, berdasarkan "sumber di China" yang mengatakan kepada surat kabar Korea Selatan JoongAng Ilbo, Kim tidak menghadiri upacara "karena ada masalah di dalam Komando Pengawal Tertinggi yang bertugas mengawal pemimpin tertinggi Korea Utara".
Sementara, menurut kantor berita Korea Ichannela, Kim pergi dari Pyongyang karena beberapa pejabat di lingkaran dekatnya dites positif Covid-19.