Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Senyum Dubes AS Saat Terima Foto Yerusalem Tanpa Masjid Al Aqsa Undang Kecaman

Internasional

Senyum Dubes AS Saat Terima Foto Yerusalem Tanpa Masjid Al Aqsa Undang Kecaman

Kamis, 24 Mei 2018 11:35
Twitter
Duta Besar Amerika Serikat dengan gambar "Kuil Ketiga" yang ingin dibangung Yahudi Israel di lokasi Masjid Al Aqsa, Yerusalem.

YERUSALEM - Kelompok Hamas mengkritik reaksi dari Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, David Friedman saat menerima foto Kota Yerusalem dalam kunjungannya ke Bnei Brak, Israel tengah. Foto tersebut memperlihatkan sebuah kuil yang berdiri di atas reruntuhan Masjid Al Aqsa yang dinilai Hamas dan banyak orang sebagai sebuah hasutan untuk menghancurkan situs suci umat Muslim itu.

"Ini adalah perilaku rasis yang mencerminkan keseriusan kemitraan Amerika Serikat dengan Israel dalam agresi dan perang agama terhadap kesucian rakyat Palestina dan bangsa Arab dan Islam secara keseluruhan," kata Juru Bicara Hamas, Fawzi Barhoum dalam pernyataan yang dilansir Middle East Online, Kamis (24/5/2018).

Barhoum meminta dunia Arab dan Islam untuk memberikan respons terhadap hal ini dan mengambil langkah untuk segera melindungi Masjid Al Aqsa dan memperkuat ketahanan rakyat Palestina di Yerusalem. Dia menyerukan perlunya upaya untuk mengadopsi strategi yang kuat dan efektif terhadap "semua rencana Amerika dan Israel yang menargetkan warga Palestina, hak-hak mereka dan kesucian mereka".

Seruan ini disampaikan menyusul foto Friedman yang tersenyum saat menerima hadiah yang di antaranya sebuah gambar besar Kota Yerusalem tanpa Masjid Al Aqsa yang digantikan oleh kuil Yahudi. Foto Friedman tersebut diambil saat sang duta besar mengunjungi Bnei Brak.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Tel Aviv mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa Friedman "tidak menyadari isi dari gambar yang dia pegang di depannya saat foto itu diambil". Twitter Kedutaan Besar Amerika Serikat Yerusalem juga menyatakan bahwa Friedman merasa kecewa kunjungannya ke Bnei Brak dimanfaatkan untuk agenda semacam itu.

Kedutaan menambahkan, "Kebijakan Amerika Serikat jelas: "Kami mendukung status quo di Haram al Sharif / Kuil Gunung."

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 13:49

    Prabowo dan Lukashenko Bahas Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko akan meluncurkan roadmap atau peta jalan kerja sama bilateral Indonesia-Belarus periode 2026-2030. Roadmap ini akan mencakup sejum

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:45

    Pilot Amerika Diduga Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik Papua, Ini Identitasnya

    JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, tewas dalam insiden pembakaran pesawat perintis di Bandara Ipdeheik, Balinggama, Yahukimo

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:41

    KPK Panggil 3 Pegawai Imigrasi Jakbar Terkait Kasus Izin Tinggal WNA

    Jakarta - KPK kembali memanggil sejumlah saksi terkait perkara pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim. Hari ini, sejumlah pegawai pada Kantor Imigrasi Kel

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:39

    Jaksa di Sidang dr Tifa: Jokowi Alami Kerugian Imateriil dan Merasa Dihina

    Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Tifauzia Tyasumma alias dr Tifa melakukan fitnah, penghinaan hingga pencemaran nama baik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Jaksa menyebut akibat perbuata

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:35

    Paripurna DPR Sepakat RUU Pusat Finansial Internasional Masuk Prolegnas 2026

    Jakarta - Rapar paripurna DPR menyepakati rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 sebagai usul inisiatif pemerint

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor