Minggu, 19 Apr 2026

internasional

Sepasang Pengungsi Rohingya Tewas dalam Baku Tembak di Bangladesh

detik.com
Senin, 23 Sep 2019 12:06
detik.com

Dhaka - Sepasang pengungsi Rohingya asal Myanmar tewas ditembak dalam baku tembak tembak di sebuah kamp di kota perbatasan di Bangladesh. Penembakan ini terjadi setelah suami-istri tersebut ditangkap oleh polisi Bangladesh.

Kepolisian di kota Teknaf mengatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (23/9/2019), pasangan pengungsi tersebut merupakan anggota sebuah kelompok bandit Rohingya. Keduanya diidentifikasi sebagai Dil Mohammad (32) dan istrinya, Jaheda Begum (26).

Otoritas setempat mengklaim bahwa kelompok bandit tersebut telah membunuh seorang pejabat partai berkuasa setepat, Omar Faruk di kamp pengungsi di Bangladesh tenggara, bulan lalu.


Inspektur Kepolisian Ali Arshad mengatakan, setidaknya 13 pengungsi Rohingya telah tewas dalam baku tembak antara para polisi dan kriminal sejak pembunuhan Faruk pada 22 Agustus tersebut.

"Sebelas orang di antara mereka terlibat dalam pembunuhan Faruk," ujar Arshad kepada AFP. Disebutkannya, meski merupakan anggota geng bandit tersebut, pasangan suami istri Rohingya itu tidak dituduh melakukan penembakan Faruk.

Seorang polisi, Mohammad Babul mengatakan bahwa suami istri tersebut ditahan oleh para polisi pada Sabtu (21/9) malam waktu setempat. Dari penangkapan itu, para polisi menemukan sebuah tempat persembunyian geng bandit saat melakukan pencarian anggota lainnya.

Babul mengatakan, para polisi kemudian diserang oleh kelompok tersebut beberapa jam kemudian.

"Kami membalas dengan tembakan. Pasangan itu mengalami luka-luka peluru yang parah selama baku tembak," ujar Babul seraya mengatakan, kedua orang itu dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit.

Setidaknya 33 warga Rohingya telah tewas ditembak pasukan keamanan Bangladesh dalam baku tembak, dan sembilan orang lainnya tewas dalam Babul mengatakan, para polisi kemudian diserang oleh kelompok tersebut beberapa jam kemudian.

"Kami membalas dengan tembakan. Pasangan itu mengalami luka-luka peluru yang parah selama baku tembak," ujar Babul seraya mengatakan, kedua orang itu dinyatakan meninggal setibanya di rumah sakit.

Setidaknya 33 warga Rohingya telah tewas ditembak pasukan keamanan Bangladesh dalam baku tembak, dan sembilan orang lainnya tewas dalam bentrokan internal geng sejak Juli 2018 lalu.entrokan internal geng sejak Juli 2018 lalu.
sumber:detik.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:04

    SKK Migas Perwakilan Sumbagut Sampaikan Belasungkawa Atas Wafatnya Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang

    RIAU-SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, pada Sa

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.