- Home
- Internasional
- Setidaknya 19 Staf PBB Tewas dalam Insiden Jatuhnya Ethiopian Airlines
Internasional
Setidaknya 19 Staf PBB Tewas dalam Insiden Jatuhnya Ethiopian Airlines
Senin, 11 Mar 2019 08:54
Otoritas Ethiopia telah menyatakan 157 penumpang dan awak pesawat jenis Boeing 737 Max 8 itu tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu (11/3) waktu setempat. Pesawat tujuan Nairobi, Kenya itu dilaporkan jatuh sekitar enam menit setelah lepas landas dari Addis Ababa.
Seperti dilansir AFP, Senin (11/3/2019), diketahui bahwa ada konferensi PBB yang digelar di Nairobi, pekan ini. Belasan staf PBB yang tewas ini menggunakan pesawat Ethiopian Airlines untuk berangkat ke sana.
"Indikasi awal adalah 19 anggota staf lembaga-lembaga terkait PBB tewas," sebut Direktur Organisasi Migrasi Nasional (IOM), Antonio Vitorino, dalam pernyataannya.
Selain IOM, ada juga staf dari lembaga seperti World Food Program, UN Refugee Agency, World Bank, UN Environment Agency dan yang lainnya. Di antara staf IOM yang tewas disebut bernama Anne Feigi. Dia diketahui bekerja untuk misi IOM di Sudan.
Pimpinan misi IOM, Catherine Northing, mengenang sosok Feigl sebagai 'kolega yang sangat dihargai dan anggota staf yang populer, berkomitmen dan profesional'.
Secara terpisah, Direktur World Food Program (WFP), David Beasly, mengonfirmasi tujuh stafnya tewas dalam kecelakaan maut itu. "Saat kita masih berkabung, mari kita refleksikan bahwa setiap kolega WFP ini bersedia untuk bepergian dan bekerja jauh dari rumah-rumah mereka dan keluarga tercinta mereka untuk membuat dunia ini menjadi tempat lebih baik untuk ditnggali," ucap Beasly dalam pernyataannya.
Seorang sumber PBB sebelumnya menambahkan bahwa seorang penerjemah lepas (freelance) yang terbang dengan Ethiopian Airlines untuk menghadiri konferensi lingkungan di Nairobi juga mungkin menjadi korban tewas.
Jumlah pasti staf lembaga PBB yang ada dalam pesawat nahas itu belum bisa ditentukan. Sebabnya, hanya beberapa orang yang mengabarkan rencana perjalanan mereka ke PBB, sedangkan yang lain tidak mengabarkan sama sekali. Selain itu, tidak semuanya memakai paspor PBB untuk bepergian.
Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20
Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran
BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E
Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti
SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k
Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal
Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta
Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye