Jumat, 03 Jul 2026

internasional

Soal UN Bocor di WhatsApp, Jutaan Pelajar India Harus Ujian Ulang

Jumat, 30 Mar 2018 09:27
okezone.com
Jutaan pelajar di India terpaksa ikut ujian nasional ulang karena kebocoran soal (Foto: AFP)

NEW DELHI – Kementerian Pendidikan India berjanji untuk meningkatkan keamanannya di dunia maya. Sebab, soal-soal ujian nasional tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sempat bocor sehingga jutaan pelajar harus mengikuti ujian ulang.

Menteri Pendidikan, Prakash Javadekar mengatakan, penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap bagaimana soal-soal ujian matematika dan ekonomi bisa diakses serta menyebar lewat layanan pesan singkat WhatsApp sebelum pelaksanaan.

"Pelaku di balik pembocoran itu tidak akan dibebaskan. Saya yakin polisi akan menangkap orang-orang ini dengan segera. Saya yakinkan Anda kita akan meningkatkan sistem dan membuatnya kebal dari peretasan," ujar Prakash Javadekar, mengutip dari Straits Times, Jumat (30/3/2018).

Kasus tersebut mengemuka di tengah tuduhan terhadap Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, yang disebut memata-matai warganya lewat aplikasi resmi smartphone miliknya yang sudah diunduh oleh 5 juta pengguna. Tuduhan itu dilontarkan oleh peneliti keamanan yang menggunakan nama samaran Eliott Alderson.

Ia mengatakan, seluruh data pribadi milik warga India dikirim kepada server pihak ketiga yang berada di Amerika Serikat (AS) tanpa izin. Tuduhan-tuduhan itu diunggah lewat serangkaian kicauan berisi kode-kode tertentu di Twitter pada akhir pekan lalu.

Kaum oposisi langsung menyerang pemerintah. Ketua Partai Kongres, Rahul Gandhi, mendapat amunisi tambahan untuk menyerang pemerintah terkait keamanan data digital.

"2,8 juta pelajar harus ikut ujian lagi! Apakah ini lelucon? Siapa yang bertanggung jawab untuk kekacauan besar ini," cuit Rahul Gandhi di akun Twitter.

Javadekar mengaku memahami rasa sakit dan frustrasi dari para orangtua dan pelajar akibat kasus bocornya soal tersebut. Ia pun mengulangi janji untuk memperkuat sistem agar kebocoran tidak kembali terjadi.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 16:35

    Ekspor Minyak Arab Saudi Meroket Setelah Selat Hormuz Dibuka

    Sejak Amerika Serikat (AS) dan Iran menyetujui perjanjian untuk membuka kembali jalur laut Selat Hormuz bulan lalu, Arab Saudi telah meningkatkan pengiriman minyaknya. Menurut laporan dari CNBC pada J

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:08

    BC Bengkalis Gagalkan Penyelundupan 652 iPhone Bekas Ilegal dari Malaysia

    BENGKALIS â€" Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Bengkalis berhasil menggagalkan upaya masuknya 652 unit handphone bekas merek iPhone ilegal melalui Pelabuhan Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:06

    Polisi Ungkap Kasus Narkotika 500 Gram di Pangkalan Kuras Pelalawan

    PELALAWAN â€" Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pelalawan mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu di Dusun II Seimedang, Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Rab

  • Jumat, 03 Jul 2026 16:04

    65 Personel Polres Rokan Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan

    TANAHPUTIH-Sebanyak 65 personel Polres Rokan Hilir menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Personel Polres Rokan Hilir Periode 1 Juli 2026. Upacara berl

  • Jumat, 03 Jul 2026 15:34

    Taspen dan Kemenag RI Integrasikan Data Pernikahan untuk Permudah Layanan ASN

    PT TASPEN (Persero) menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor