Kamis, 02 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Terbuat dari Sutra dan Hanya 1 di Dunia, Alquran Ini Dibanderol Rp 2,8 M

Internasional

Terbuat dari Sutra dan Hanya 1 di Dunia, Alquran Ini Dibanderol Rp 2,8 M

Kamis, 24 Mei 2018 09:55
AFP
Alquran dari sutra

Kabul - Satu-satunya Alquran yang terbuat dari kain sutera telah selesai dibuat di Afghanistan. Itu merupakan sebuah prestasi yang diharapkan para penciptanya akan membantu melestarikan tradisi kaligrafi berusia berabad-abad di negara itu.

Seperti dikutip dari tribune.com.pk, Kamis (23/5/2018), Alquran itu berisi 610 halaman. Tiap lembarnya ditulis dengan tangan oleh tim dari 38 pembuat kaligrafi dan seniman.

Alquran bersampul kulit kambing itu memiliki bobot 8,6 kilogram. Diproduksi oleh pengrajin Afganistan yang banyak dari mereka dilatih oleh British Foundation Turquoise Mountain di Kabul.

"Tujuan kami untuk memastikan bahwa kaligrafi tidak mati di negara ini -- menulis adalah bagian dari budaya kami," ujar Khwaja Qamaruddin Chishti, seorang penulis kaligrafi berusia 66 tahun kepada AFP di kantor Turquoise Mountain.

Alquran merupakan kitab suci agama Islam, dan kaligrafi sangat dihormati dalam Islam dan seni Islam.

"Ketika menjadi sebuah seni, kita tidak bisa memberi harga. Tuhan telah mempercayakan kita dengan pekerjaan ini (Alquran) ... dan ini lebih berarti bagi kami daripada aspek keuangan," lanjut Chishti.

Menggunakan pena bambu atau buluh, Chishti dan teman-temannya membuat kaligrafi dan menghabiskan waktu hingga dua hari menyalin ayat-ayat Alquran dalam satu halaman dengan hati-hati. Terkadang lebih lama jika membuat kesalahan dan harus memulai lagi dari awal.

Mereka menggunakan tulisan Naskh, gaya kaligrafi yang dikembangkan di awal Islam untuk menggantikan Kufic karena lebih mudah dibaca dan ditulis.

Hiasan di sekitar tulisan juga memakan banyak waktu dalam pembuatannya. Setiap halaman membutuhkan waktu lebih dari satu pekan untuk diselesaikan.

Sebuah tim seniman menggunakan cat yang terbuat dari bahan-bahan alami, untuk menciptakan pola-pola halus yang populer selama Dinasti Timurid pada abad ke-15 dan 16 di Herat.

"Semua warna yang kami gunakan berasal dari alam," ucap Mohammad Tamim Sahibzada, seorang seniman yang bertanggung jawab untuk menciptakan warna-warna cerah dalam Alquran sutra.

Sahibzada mengatakan, mengerjakan kaligrafi di atas kain sutra untuk pertama kalinya sangat menantang. Harus dipastikan agar tulisan tak meluber pada bahan sepanjang 305 meter yang diperoleh lokal. 

Turquoise Mountain mulai terlibat dalam proyek seni seperti itu pada 2006 di Kabul, dengan tujuan melestarikan kerajinan Afghan kuno, termasuk keramik, kayu, dan kaligrafi.

Sahibzada berharap Alquran sutra akan meningkatkan permintaan untuk lebih banyak karya seni Islam. Selain itu juga menciptakan lapangan kerja bagi para pengrajinnya dan membantu membiayai organisasi tersebut.

Saat ini Alquran sutra itu akan disimpan dalam kotak kayu walnut yang dibuat khusus untuk melindungi halaman-halamannya yang halus, di kantor Turquoise Mountain.

Turquoise Mountain telah melatih ribuan pengrajin yang disokong oleh Pangeran Charles dari Inggris, British Council, dan USAID.

"Penyalinan Alquran ke sutra sangat langka," kata Direktur Turquoise Mountain, Nathan Stroupe.

Stroupe mengatakan bahwa proyek tersebut menjadi cara yang luar biasa, untuk melatih para siswa pada tingkat yang sangat tinggi dalam jenis pekerjaan tradisional.

"Jika pangeran Saudi atau kolektor buku di London ... tertarik dengan itu, kami pikir harganya dalam kisaran US$ 100 ribu hingga US$ 200 ribu atau sekitar Rp 2,8 milliar," tambah Stroupe.

(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 13:49

    Prabowo dan Lukashenko Bahas Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Aleksandr Lukashenko akan meluncurkan roadmap atau peta jalan kerja sama bilateral Indonesia-Belarus periode 2026-2030. Roadmap ini akan mencakup sejum

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:45

    Pilot Amerika Diduga Tewas dalam Pembakaran Pesawat di Bandara Ipdeheik Papua, Ini Identitasnya

    JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan bahwa pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, tewas dalam insiden pembakaran pesawat perintis di Bandara Ipdeheik, Balinggama, Yahukimo

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:41

    KPK Panggil 3 Pegawai Imigrasi Jakbar Terkait Kasus Izin Tinggal WNA

    Jakarta - KPK kembali memanggil sejumlah saksi terkait perkara pemerasan izin tinggal WNA di Ditjen Imigrasi yang menjerat Wamen Imipas Silmy Karim. Hari ini, sejumlah pegawai pada Kantor Imigrasi Kel

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:39

    Jaksa di Sidang dr Tifa: Jokowi Alami Kerugian Imateriil dan Merasa Dihina

    Jakarta - Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Tifauzia Tyasumma alias dr Tifa melakukan fitnah, penghinaan hingga pencemaran nama baik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Jaksa menyebut akibat perbuata

  • Kamis, 02 Jul 2026 13:35

    Paripurna DPR Sepakat RUU Pusat Finansial Internasional Masuk Prolegnas 2026

    Jakarta - Rapar paripurna DPR menyepakati rancangan Undang-Undang (RUU) Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 sebagai usul inisiatif pemerint

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor