Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Terus Menerus Didemo, Presiden Aljazair Batal Kembali Calonkan Diri pada Pemilu

Internasional

Terus Menerus Didemo, Presiden Aljazair Batal Kembali Calonkan Diri pada Pemilu

Selasa, 12 Mar 2019 15:17
Dok: Reuters
Presiden Aljazair, Abdelaziz Bouteflika.

ALJIR – Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika pada Senin membatalkan rencananya maju sebagai calon presiden untuk masa jabatan kelima, menyusul gelombang demonstrasi dari rakyat yang ingin 20 tahun masa kekuasaannya diakhiri dan membuka jalan pada era baru politik di negara Afrika Utara itu.

Selain membatalkan pencalonannya, presiden berusia 82 tahun itu juga menunda pemilihan umum yang semula dijadwalkan digelar pada April dan menjanjikan reformasi sosial dan ekonomi di Aljazair.

Pengumuman Bouteflika itu membuat warga Aljazair turun ke jalan-jalan untuk merayakan pada Senin malam. Ratusan orang, tua dan muda, sebagian di antaranya membawa bendera tampak bersuka cita menyambut keputusan sang presiden.

"Protes kami membuahkan hasil! Kami mengalahkan para pendukung masa jabatan kelima! " kata Mohamed Kaci, seorang demonstran yang bekerja sebagai sopir taksi sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (12/3/2019).

Meski telah mengurungkan niatnya untuk kembali berkuasa, Bouteflika belum akan lengser dalam waktu dekat dan masih akan menjabat selama beberapa waktu, setidaknya sampai digelarnya konferensi nasional untuk pergantian politik.

Puluhan ribu orang dari semua kelas sosial telah menunjukkan hampir setiap hari menentang rencananya untuk mencalonkan diri kembali, menolak sistem politik yang didominasi selama hampir 60 tahun oleh para veteran perang kemerdekaan melawan Prancis.

Bouteflika telah memerintah selama 20 tahun tetapi jarang terlihat di publik sejak menderita stroke pada 2013. Dia bahkan baru saja kembali dari Swiss setelah menjalani perawatan medis di sana.

Lawan politiknya menilai kondisi kesehatan Bouteflika membuatnya tidak cocok untuk kembali maju dan menjabat sebagai presiden Aljazair. Banyak yang curiga Bouteflika hanya dijadikan presiden untuk melindungi kepentingan para elit pengusaha dan militer.

Dalam serangkaian pengumuman pada Senin malam, Bouteflika mengatakan pemilihan umum, yang sebelumnya ditetapkan digelar pada April, akan ditunda. Konstitusi baru akan diajukan kepada publik untuk referendum.

Bouteflika mengatakan tugas terakhirnya adalah berkontribusi pada pendirian sistem baru yang akan berada di "tangan generasi baru warga Aljazair".

Konferensi nasional "inklusif dan independen" akan mengawasi transisi, menyusun konstitusi baru dan menetapkan tanggal pemilihan.

Konferensi itu harus menyelesaikan tugasnya pada akhir 2019, dengan pemilihan menyusul setelahnya. Konferensi ini akan dipimpin oleh "tokoh nasional yang independen, konsensual dan berpengalaman".

Perdana Menteri Ahmed Ouyahia mengundurkan diri dan posisinya akan diisi oleh Menteri Dalam Negeri Noureddine Bedoui, sementara Ramtane Lamamra, penasihat diplomatik untuk Bouteflika, ditunjuk sebagai wakil perdana menteri.


Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:12

    Simpatisan Komitmen Kawal Realisasi Target Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

    Ribuan massa aksi yang mengatasnamakan Simpatisan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Malang Raya menyelenggarakan Apel Akbar dan Senam Bersama di Alun-Alun Tugu, Kota Malang, Jawa Timur pada Sabtu (20

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:02

    Presiden Prabowo Setujui Gagasan Pelatnas Multiyears, Mensetneg dan Seskab Follow Up Anggaran

    BOGOR - Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan besar untuk memperkuat pengembangan ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) E

  • Sabtu, 20 Jun 2026 16:01

    Delegasi Malaysia Lirik Potensi Besar Kelapa Rangsang Meranti

    SELATPANJANG - Pasar internasional kembali melirik kekayaan alam Kabupaten Kepulauan Meranti. Perusahaan asal Malaysia, Grisek Jaya Sdn. Bhd, terjun langsung menjajaki peluang bisnis dan perdagangan k

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:05

    Bupati Tabanan Buka Festival Jatiluwih Ke-7, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pariwisata Lokal

    Bupati Tabanan, Bali, I Komang Gede Sanjaya, secara resmi membuka Festival Jatiluwih Ke-7 Tahun 2026 pada Sabtu, 20 Juni 2026. Acara ini akan berlangsung hingga Minggu, 21 Juni 2026, dengan tujuan uta

  • Sabtu, 20 Jun 2026 15:02

    Pemerintah Perluas Akses Internet Pendidikan dengan Starlink di Nias Utara: Solusi Daerah 3T

    Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat Akses Internet Pendidikan, khususnya di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T). Upaya ini diwujudkan melalui penye

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.