Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Menyelundupkan Senjata di Bandara Sudan

Internasional

Tidak Ada Keterlibatan Anggota TNI Menyelundupkan Senjata di Bandara Sudan

Selasa, 24 Jan 2017 04:46
Puspen TNI
DARFUR-Tidak ada keterlibatan anggota TNI pasukan penjaga perdamaian yang tergabung dalam Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) yang ditahan di Bandara Al Fashir, Darfur Sudan, karena terlibat mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat kembali ke Indonesia.
 
Hal tersebut disampaikan Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto, S.IP. saat konferensi pers dengan media massa, bertempat di Balai Wartawan Puspen TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017).
 
"Di Sudan ada dua penugasan misi perdamaian dibawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pertama dari TNI yaitu Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid dan kedua dari Kepolisian RI yaitu Satgas FPU (Formed Police Unit)," jelas Kapuspen TNI.
 
Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menyampaikan bahwa, telah melaksanakan komunikasi dan koordinasi dengan Komandan PMPP (Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian) TNI Brigjen TNI Marzuki yang saat ini berada di New York, Komandan Sektor Unamid Brigjen TNI Nur Alamsyah yang berada di Sudan dan Komandan Satgas Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid di Darfur Letkol Inf Singgih Pambudi Arinto.
 
"Mereka mengatakan bahwa kejadian tersebut memang ada, tetapi tidak melibatkan satupun personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid. Sampai saat ini masih melaksanakan tugas di Sudan sampai bulan Maret 2017 yang akan datang," ujar Mayjen TNI Wuryanto.
 
Terkait beredarnya pemberitaan di media sosial tentang adanya anggota pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang ditangkap di Bandara Al Fashir, Jumat (20/1/2017) di Sudan, yang diduga mencoba menyelundupkan senjata dan amunisi pada saat akan kembali ke Indonesia setelah selesai melaksanakan penugasan, Kapuspen TNI Mayjen TNI Wuryanto menegaskan bahwasanya berita tersebut tidak benar.
 
"Supaya seluruh masyarakat mengetahui bahwa tidak ada keterlibatan anggota TNI, dalam hal ini anggota Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid yang ditahan karena terlibat dalam upaya penyelundupan senjata dan amunisi ke Indonesia," tegasnya.
 
Lebih lanjut Mayjen TNI Wuryanto menyatakan bahwa, kejadian di Bandara Al Fashir saat pemeriksaan X-Ray diketahui ada benda-benda yang mencurigakan, setelah dibuka memang ada senjata berikut amunisi dan masih dalam penyelidikan. "Kejadian itu ada, tetapi tidak melibatkan satupun anggota pasukan perdamaian Satgas Kontingen Garuda XXXV-B/Unamid dari TNI," ucapnya.
 
"TNI sendiri membuktikan tidak ada keterlibatan itu, karena  personel Satgas Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid sampai saat ini masih melaksanakan penugasan di Darfur Sudan," pungkas Kapuspen TNI (rls/jon)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:22

    Kronologi Pesawat Dibakar dan Ditembak KKB di Papua, Pilot Meninggal Dunia

    Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengungkap kronologi penembakan pesawat perintis di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunun

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:00

    TNI Kejar KKB Penembak Pilot AS di Papua

    Jakarta - TNI melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), pelaku penembakan Nicholas F. Goselin, pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY di Bandara Ipdeheik, Kampung

  • Jumat, 03 Jul 2026 10:37

    Gempa M 6,2 Guncang Pulau Doi Maluku Utara

    Jakarta - Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 mengguncang wilayah barat daya Pulau Doi, Maluku Utara. Getarannya terasa pada Jumat (3/7/2026) sekitar pukul 10.31 WITA.Berdasarkan data BMKG, pusat gempa be

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor