- Home
- Internasional
- Topan Menerjang, Presiden Filipina Minta Warga Mengungsi
Topan Menerjang, Presiden Filipina Minta Warga Mengungsi
Sabtu, 17 Okt 2015 11:50
Aquino mengingatkan hujan deras diprediksi turun terus-menerus selama 12 jam akibat badai dan akan menyebabkan banjir banjang. Sekira 6 juta warga yang tinggal di wilayah yang akan dilalui badai diimbau segera mengungsi. Bahan bantuan telah dikirim ke tempat-tempat yang dijadikan pengungsian.
Pria berusia 55 tahun itu mengingatkan warga untuk mengungsi agar jumlah korban tidak sebanyak ketika Topan Haiyan menerjang Filipina pada 2013. Sekira 6.000 orang tewas akibat Topan Haiyan tersebut.
"Pemerintah berharap tidak ada korban tewas. Saya minta pemerintah daerah dan masyarakat yang akan terkena dampak saling bekerja sama untuk mengantisipasi terjangan badai," ujar Aquino, seperti dilaporkan BBC, Sabtu (17/10/2015).
"Kami siap menghadapi kemungkinan apa pun. Namun, kita berhadapan dengan alam. Segala sesuatunya bisa saja terjadi di luar prediksi," lanjut pria berkacamata ini.
Badan Meteorologi Filipina memprediksi kecepatan hembusan angin sekira 180 kilometer per jam. Embusan ini termasuk pelan sehingga akan membawa hujan dalam waktu yang cukup lama.
Penduduk di pesisir Pantai Luzon diingatkan akan kemungkinan timbulnya badai setinggi 2 meter. Badai diprediksi menerjang Filipina hingga Selasa 20 Oktober 2015.
Sindikat Penipuan Bermodus Batu Merah Delima Perdaya ASN Siak Ratusan Juta
SIAK- Seorang aparatur sipil negara di Kabupaten Siak bernama Zainuddin alias Atan (54) menjadi korban sindikat penipuan bermodus jual beli batu merah delima bertuah. Warga Kecamatan Mempura tersebut
Potong Hewan Kurban, Partai Nasdem Riau Bersyukur Kembali Bisa Berbagi untuk Masyarakat
PEKANBARU - DPW Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Riau sembelih lima ekor sapi dan satu ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban di halaman Kantor Nasdem Jalan Diponegoro Pekanbaru ini nantinya selain
Anggota TNI Aniaya Anak SMP hingga Tewas di Medan: Sertu Riza Tak Dipecat, Divonis 10 Bulan
Kasus dugaan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya MHS, seorang remaja berusia 15 tahun di Medan, Sumatera Utara, masih menjadi perhatian publik.Keluarga korban bersama LBH Medan mempertanyakan jala
Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti
DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom
Meresahkan, Tim Gabungan Beri Peringatan ke Pengelola Warung Remang-remang Kawasan Kulim Pekanbaru
PEKANBARU - Keberadaan warung remang-remang di sekitar Jalan Lintas Timur Km 19, Kawasan Kulim, Kota Pekanbaru mulai meresahkan warga.Apalagi warung tersebut buka hingga dini hari.Musik dari war