- Home
- Internasional
- Topan Meranti Diprediksi Sapu China Selama 48 Jam
Internasional
Topan Meranti Diprediksi Sapu China Selama 48 Jam
Kamis, 15 Sep 2016 11:18
XIAMEN – Ribuan orang di Taiwan telah dievakuasi setelah Topan Meranti tiba dari Filipina. Terkait hal tersebut, China mengeluarkan peringatan waspada terhadap warganya karena Topan Meranti juga diprediksi melanda Negeri Tirai Bambu.
Prediksi tersebut tepat. Topan Meranti akhirnya mendarat di Kota Xiamen, Provinsi Fujian pada Kamis (15/9) dini hari waktu setempat. Saat tiba di Taiwan, kecepatan angin mencapai 370 kilometer (km) per jam (km/jam). Namun, ketika tiba di China, kecepatan angin menurun hingga 230 km/jam.
Sejumlah besar jendela bangunan di Xiamen hilang tertiup angin kencang yang dibawa Topan Meranti. Terpaan Topan Meranti terjadi di tengah hari libur di China di mana orang-orang tetap tinggal di rumah atau bepergian untuk mengunjungi kerabat mereka.
Kuatnya tiupan angin membuat otoritas China menerbitkan Red Warning atau peringatan tertinggi untuk gelombang laut. Kru layanan darurat dan otoritas terkait disiagakan untuk mengantisipasi bencana tersebut.
"Topan Meranti membawa air bah dan hujan deras ketika mencapai daratan," tutur ahli meteorologi Li Mei, seperti dimuat CNN, Kamis (15/9/2016). Ketika mencapai daratan, kecepatan angin Topan Meranti akan berkurang drastis.
Menurut skala Saffir Simpson (SSHS), Topan Meranti yang tiba di China berada pada skala 4. Pada kategori ini, kecepatan angin mencapai 209-251 km/jam. Pun begitu, hujan deras, banjir bandang, dan angin kencang diprediksi akan melanda China dalam 48 jam ke depan. Tanah longsor juga diprediksi akan terjadi di wilayah timur China. (Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener