- Home
- Internasional
- Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka
Internasional
Trump: Jika Iran Menyerang, Itu Akan Jadi Akhir bagi Mereka
Senin, 20 Mei 2019 11:28
"Jika Iran ingin bertempur, maka itu akan menjadi akhir resmi dari Iran. Jangan pernah lagi mengancam Amerika Serikat," tegas Trump dalam pernyataan via akun Twitter resminya, seperti dilansir AFP, Senin (20/5/2019).
Ketegangan antara AS dan Iran semakin meningkat setelah AS mengerahkan kapal induk dan sejumlah pesawat pengebom B-52 ke kawasan Teluk Arab. Pengerahan itu disebut AS sebagai upaya menangkal 'ancaman' Iran. Klaim ini menuai skeptisisme di luar AS.
Menurut laporan media-media AS, penasihat keamanan Trump, John Bolton, mendorong kebijakan garis keras terhadap Iran. Namun yang lainnya melawan dorongan Bolton. Trump sendiri pernah menyatakan dirinya harus 'melunakkan' Bolton.
Sejumlah sumber yang dikutip media terkemuka AS, New York Times, menyebut Trump telah menyampaikan kepada tim keamanan nasional dan para pejabat AS lain untuk menghindari konflik bersenjata dengan Iran. "Dia (Trump) tidak ingin berperang," ujar seorang pejabat yang tak ingin disebut namanya.
"Kami yakini...tidak akan ada perang karena tidak ada satupun yang menginginkan perang dan tidak ada satu pihaknya yang berangan-angan menghadapi Iran di kawasan," sebut Zarif kepada kantor berita IRNA.
Menanggapi situasi tegang di kawasan Teluk Arab, Arab Saudi menyerukan digelarnya perundingan darurat regional. Laporan Saudi Press Agency (SPA) menyebut Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud mengundang para pemimpin negara-negara Teluk dan anggota Liga Arab untuk menghadiri dua pertemuan darurat di Mekah pada 30 Mei mendatang. Pertemuan itu dimaksudkan untuk membahas hal yang disebut sebagai 'agresi dan konsekuensinya'.
"Tapi pada saat bersamaan, jika pihak lain memilih perang, kerajaan akan merespons dengan kekuatan dan tekad untuk mempertahankan diri dan kepentingan," imbuhnya.
Diketahui bahwa beberapa hari lalu, sejumlah kapal tanker Saudi diserang secara misterius di perairan dekat Uni Emirat Arab. Tidak hanya itu, sebuah fasilitas minyak Saudi juga diserang oleh drone yang diklaim dikendalikan oleh pemberontak Houthi di Yaman. Saudi menuduh Iran memerintahkan serangan drone itu.
Sumber: detik.com
Internasional
Pendidikan Vokasi Harus Sesuaikan Kompetensi Lulusan dengan Kebutuhan Industri
SURABAYA â€" Penguatan pendidikan vokasi kembali menjadi bahan diskusi, seiring dorongan untuk menyesuaikan kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan k
Contoh Surat Tugas Pengawas TKA 2026 Lengkap dengan Penjelasannya
JAKARTA - Tes Kemampuan Akademik (TKA) merupakan bentuk evaluasi yang dirancang untuk mengukur kemampuan literasi dan numerasi peserta didik pada jenjang akhir pendidikan. Pelaksanaannya dilakuka
Salah Bantal Bikin Leher Kaku? Ini Cara Aman untuk Mengatasinya
BANYAK orang pernah mengalami kondisi bangun tidur dengan leher terasa kaku atau nyeri. Hal ini pun sering dikaitkan dengan salah bantal.Meski terdengar sepele, kondisi salah banta
Apakah Pegal-Pegal Setelah Padel atau Olahraga Lain Wajar? Ini Kata Dokter
BANYAK orang kerap merasakan pegal setelah main padel atau menjalani olahraga lainnya. Biasanya rasa pegal tak langsung timbul setelah bermain.Beberapa orang biasanya baru mer
Viral! Trump Disebut Nyaris Aktifkan Kode Nuklir ke Iran, Dihentikan Jenderal AS
JAKARTA - Klaim mengejutkan muncul terkait Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang disebut sempat mencoba mengakses kode nuklir dalam sebuah pertemuan darurat di Gedung Putih. Namun, langkah