- Home
- Internasional
- Tuntut Upah KTT APEC, Polisi-Tentara Geruduk Parlemen Papua Nugini
Internasional
Tuntut Upah KTT APEC, Polisi-Tentara Geruduk Parlemen Papua Nugini
Selasa, 20 Nov 2018 15:26
Seperti dilansir AFP, Selasa (20/11/2018), insiden ini terjadi beberapa hari setelah pertemuan bertaraf internasional itu selesai digelar di Papua Nugini. Diketahui bahwa Papua Nugini yang merupakan negara anggota APEC termiskin ini, menjamu para pemimpin dunia dalam konferensi internasional selama dua hari, bahkan memboyong 40 Maserati untuk mengantarkan para tamu.
"Sekelompok polisi dan tentara ada di luar parlemen dan menuntut upah mereka untuk APEC," ujar juru bicara Kepolisian Papua Nugini, Dominic Kakas, dalam pernyataannya.
Ditambahkan Kakas bahwa personel kepolisian lainnya sedang 'menangani situasi itu'. Tidak ada korban luka dalam insiden itu.
Kakas menyebut pihaknya belum mengetahui pasti ada berapa polisi dan tentara yang ikut dalam aksi protes di ibu kota Port Moresby ini. Menurut saksi mata di luar gedung parlemen Papua Nugini, ada 'ratusan polisi dan tentara' yang berdiri di pintu masuk gedung parlemen.
Dalam aksi protes itu, para polisi dan tentara menyatakan mereka belum mendapat bayaran upah khusus APEC sebesar 350 Kina (Rp 1,5 juta).
"Situasi di luar gedung parlemen sangat tegang. Ada puluhan mobil polisi dan kendaraan militer," kata saksi mata yang tidak disebut namanya itu.
Dampak dari aksi ini, sebuah hotel yang ada di dekat gedung parlemen terpaksa diblokir sementara. Aksi protes ini juga mengganggu arus lalu lintas di sekitar gedung parlemen.
Rekaman video yang diposting anggota parlemen setempat, Bryan Kramer, via Facebook menunjukkan pot-pot tanaman rusak, bingkai foto berjatuhan ke lantai dan pecahan kaca serta furnitur berserakan di dekat pintu masuk gedung parlemen.
Terlepas dari aksi protes ini, warga lokal di Papua Nugini, meluapkan kemarahan mereka pada pemerintah yang dianggap terlalu menghabiskan banyak anggaran untuk KTT APEC ini. Pelaksanaan KTT APEC ini dilakukan saat negara berpenduduk 8 juta jiwa ini sedang memerangi wabah polio dan munculnya kembali malaria, serta berjuang membayar gaji para guru setempat.
(detik.com) Internasional
Prabowo Akan Bangun Kota-Kota Baru, Tiap Wilayah Ada 100 Ribu Rumah untuk Buruh
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan membuat kota-kota baru di Indonesia, dimana setiap kota akan ada 100 ribu rumah. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan hunian untuk buruh.Demikia
Bawa Replika Rudal, Massa Buruh Geruduk Gedung DPR
JAKARTA - Massa buruh mulai mendatangi depan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Hari Buruh Internasional, Jumat (1/5/2026) siang. Bahkan, di antara massa, ada yang rudal dan roket ke de
May Day Kondusif, Polres Inhu Tetap Siagakan Personel Dan Patroli Objek Vital
INHU - Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tahun ini berlangsung dalam suasana aman dan kondusif. Tidak adanya aksi yang berpotensi mengganggu ketertiba
Harga Minyak Dunia Hari Ini Anjlok Usai Cetak Rekor Tertinggi Kemarin
Penurunan ini terjadi setelah laporan menyebutkan bahwa militer Amerika Serikat (AS) akan memberikan masukan kepada Presiden Donald Trump. Harga minyak mengalami penurunan pada hari Kamis (Jumat wakt
Vivo T5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Intip Spesifikasi dan Harganya
JAKARTA �" vivo mambawa kembali lini T Series di Indonesia dengan menghadirkan vivo T5 Series dalam dua model: T5 dan T5 Pro. Lini T Series baru ini diposisikan sebagai perangkat all-roun