Rabu, 06 Mei 2026

Internasional

Uji Coba Rudal Gagal, Jenderal Korut Dilaporkan "Hilang"

Sumber : Okezone.com
Sabtu, 11 Feb 2017 15:32
AP
Ilustrasi
PYONGYANG-Seorang perwira tinggi Korea Utara (Korut) dilaporkan menghilang sejak kegagalan uji coba rudal balistik Musudan tahun lalu. Komandan divisi rudal Korut, Jenderal Kim Rak-gyom belum terlihat di depan publik selama tujuh bulan, menimbulkan spekulasi dirinya menjadi korban pembersihan rezim Kim Jong-un.

Jenderal Kim Rak-gyom tidak terlihat lagi di depan publik di saat pemimpin Korut Kim Jong-un sedang gencar mengumbar ancaman serangan nuklir terhadap Amerika Serikat (AS).

Sebelum "menghilang", dia merupakan Kepala Pasukan Strategis yang mengawasi program rudal dan nuklir Pyongyang. Jenderal bintang empat itu tidak hadir dalam sesi pengarahan yang digelar Kementerian Pertahanan Korut pada hari Selasa lalu.

Menurut laporan kantor berita Yonhap, komandan dari Angkatan Udara dan Angkatan Darat Korut hadir dalam sesi pengarahan itu. Sesi pengarahan dipimpin oleh Kepala Militer Korut, Hwang Pyong-so.

Yang Moo-jin, profesor di University of North Korean Studies—sebuah universitas di Korea Selatan—mengatakan kegagalan uji tembak rudal Musudan bisa menjadi alasan mengapa jenderal itu disingkirkan. Rudal Musudan pada tahun lalu meledak lebih dulu sebelum mencapai target ketika menjalani uji coba.

Pada bulan lalu, rezim Pyongyang menyingkirkan tiga putra mantan panglima militer Korut O Jin-u.

Nasib jenderal bintang empat Korut itu belum diketahui. Pyongyang juga tidak mengonfirmasi keberadaan jenderal tersebut. Meski demikian, ada juga spekulasi yang menyebut bahwa jenderal Korut itu tidak muncul di depan publik karena mempersiapkan uji coba senjata nuklir.

"Ini juga bisa menjadi baik bahwa komandan pasukan strategis digantikan atau dia sibuk dengan hal-hal lain," kata Profesor Yang Moo-jin, seperti dikutip dari Daily Star, Sabtu (11/2/2017). (Okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 06 Mei 2026 16:36

    Kapal Perusahaan Prancis Diserang di Selat Hormuz, Awak Luka-luka.

    Paris - Sebuah kapal milik perusahaan Prancis menjadi target serangan di Selat Hormuz. Serangan yang sumbernya belum diketahui itu, memicu kerusakan pada kapal dan menyebabkan sejumlah awak luka-luka.

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:19

    Polisi Buka Posko Pengaduan Korban Pemerkosaan Pendiri Ponpes di Pati

    Jakarta - Polisi membuka posko pengaduan terkait kasus dugaan pemerkosaan oleh pendiri pondok pesantren AS (52) di Pati. Langkah ini dilakukan karena diduga masih ada korban lain yang belum melapor.Wa

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:08

    Dari 634 Titik, 27 Lokasi di Aceh Masih Tertimbun Lumpur

    Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra mengatakan progres pembersihan lumpur sudah hampir tuntas.Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana

  • Rabu, 06 Mei 2026 16:02

    Geng Motor Kembali Bikin Ulah di Makassar, Bacok dan Tabrak Warga Melintas

    Empat pelaku ditangkap polisi setelah mendapat laporan warga.Teror geng motor di Kota Makassar tak ada habisnya. Kali ini, seorang warga Jalan Pongtiku, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, dibacok dan

  • Rabu, 06 Mei 2026 15:09

    I.League Pastikan Persija vs Persib Digelar dengan Penonton, Tapi Bobotoh Tetap Tak Boleh Hadir

    Jakarta - Direktur Utama I.League, Ferry Paulus memastikan status pertandingan Persija Jakarta vs Persib Bandung tetap dengan penonton. Artinya The Jakmania diperbolehkan hadir mendukung Macan Kemayor

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.