Senin, 04 Mei 2026

Warga Australia Diminta Berhati-hati Konsumsi Buah Melon

Kamis, 01 Mar 2018 16:29

VICTORIA – Warga Australia diminta untuk tidak mengonsumsi buah melon dalam waktu dekat. Sebab, sudah dua orang tewas akibat terinfeksi bakteri listeria di Negara Bagian New South Wales usai menyantap buah berwarna hijau tersebut.

Sebanyak 10 orang lanjut usia (lansia), termasuk enam di New South Wales, didiagnosa terinfeksi bakteri tersebut di Australia setelah memakan melon. Mereka mulai menderita berbagai macam penyakit pada 17 Januari – 9 Februari.

Penyebaran wabah itu diduga terkait dengan pengurangan panen oleh sebuah pertanian di Nericon. Sebab, mereka mendapat peringatan adanya kontaminasi dalam melon yang dihasilkan. Asosiasi Melon Australia lantas meminta warga untuk membuang atau mengembalikan semua buah melon yang dibeli sebelum Rabu 28 Februari.

"Semua buah melon yang dibeli sebelum hari ini, tolong dibuang atau dikembalikan ke toko. Buah-buahan yang dijual sekarang berasal dari pertanian lain yang tidak terkontaminasi," ujar Manajer Pengembangan Asosiasi Semangka Australia, Dianne Fullelove, melansir dari The Guardian, Kamis (1/3/2018).

Sepanjang tiga bulan pertama 2018, sudah tercatat 15 kasus infeksi bakteri listeria di Australia. Sebanyak 10 kasus di antaranya diduga diakibatkan oleh konsumsi melon.

"Mengonsumsi makanan yang mengandung bakteri listeria tidak menyebabkan penyakit di sebagian besar orang, tetapi bagi kelompok berisiko dapat menyebabkan penyakit parah bahkan kematian. Jadi, sangat penting bagi warga untuk ekstra waspada," ujar Direktur Badan Kesehatan Negara Bagian New South Wales, Dokter Vicky Sheppeard.

Bakteri listeria dapat menyebabkan penyakit mirip gejala flu, seperti demam, nyeri otot, mual, dan kadang diare. Akan tetapi, gejala tersebut baru akan terlihat setelah beberapa hari atau minggu setelah mengonsumsi makanan yang tercemar.

Ahli mikrobiologi di Rumah Sakit Canberra, Profesor Peter Collignon mengatakan, infeksi bakteri listeria amat berbahaya bagi sejumlah kelompok yang dikategorikan rentan atau dengan kekebalan tubuh yang lemah seperti lansia, ibu hamil, dan pengidap penyakit seperti kanker, diabetes, serta gangguan jantung dan ginjal.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Senin, 08 Sep 2025 16:24

    Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses

    Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v

  • Senin, 08 Sep 2025 16:09

    Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm

    Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat

  • Senin, 08 Sep 2025 13:37

    Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah

    Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga

  • Senin, 08 Sep 2025 10:40

    Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito

    Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me

  • Senin, 08 Sep 2025 09:32

    Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.