- Home
- Internasional
- Wartawan Jerman Ungkap Ketakutan ISIS pada Israel
Wartawan Jerman Ungkap Ketakutan ISIS pada Israel
Selasa, 29 Des 2015 08:50
Jurgen Todenhofer mengungkapkan rahasia tersebut dalam wawancara dengan sebuah koran Inggris, Jewish News. Pria 75 tahun itu pernah menghabiskan waktu bersama ISIS di Suriah selama 10 hari pada 2014. Dari pengalamannya berinteraksi dengan militan itu, Todenhofer tahu betul ISIS takut pada Israel.
"Mereka berpikir mereka punya cukup kekuatan untuk mengalahkan tentara AS dan Inggris yang beroperasi di darat. Menurut mereka, tentara AS dan Inggris di darat tidak memiliki pengalaman menghadapi perang gerilya atau tidak dapat memahami strategi teroris," ujar Todenhofer, dilansir Mirror, Selasa (29/12/2015).
"Tapi mereka tahu betul bahwa tentara Israel sangat tangguh dan berpengalaman dalam menghadapi serangan gerilya dan paham strategi kelompok teroris. Tentara Israel adalah bahaya besar menurut mereka," ujar pria penyandang gelar sarjana hukum itu.
ISIS akhir-akhir ini sedang mengalami kemunduran dalam aktivitas terorisme mereka. Tentara Irak baru saja berhasil mengambil alih Ramadi dari tangan kelompok militan di Suriah dan Irak itu. Menteri Luar Negeri Inggris, Phillip Hammond, menyebut pengambilalihan Ramadi sebagai sebuah pukulan telak bagi ISIS.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T