Senin, 04 Mei 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • 104 Ekor Sapi Terinfeksi Dinyatakan Sembuh, Update Penyebaran Wabah PMK di Pelalawan

104 Ekor Sapi Terinfeksi Dinyatakan Sembuh, Update Penyebaran Wabah PMK di Pelalawan

Admin
Senin, 08 Agu 2022 13:47
pekanbaru.tribunnews.com

PELALAWAN - Wabah PMK di Pelalawan masih menjadi momok bagi peternak di daerah ini hingga Senin (8/8/2022).

Ternak milik masyarakat masih belum terlepas dari ancaman Wabah PMK di Pelalawan.

Upaya mengatasi Wabah PMK di Pelalawan Riau, pemerintah daerah (pemda) melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) melakukan berbagai upaya diantaranya penyuntikan vaksin, penyemprotan kandang dengan disinfektan dan lainnya.

Setelah dua bulan lebih penyakit PMK di Pelalawan mewabah, tim yang dibentuk Disbunak terus bekerja menanggulangi penyebaran wabah PMK serta menangani ternak yang terinfeksi.

Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, PMK di Pelalawan sudah menyerang lebih dari seratus ekor hewan ternak.

Semua hewan yang terinfeksi virus mematikan itu jenis sapi milik para peternak.

"Sebagian besar sapi yang terinfeksi sudah dinyatakan sembuh. Penanganan terus berjalan di setiap kecamatan," ungkap Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE melalui Kepala Bidang Peternakan Yopan pada .

Ia menjelaskan, sebanyak 126 sapi yang terinfeksi PMK tersebar di 12 desa yang ada di 6 kecamatan yang ada di Pelalawan.

Dari 126 ternak yang positif PMK sebanyak 104 ekor telah dinyatakan sembuh.


Sedangkan 2 ekor mati dan 3 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya.

Berarti sampai saat ini masih ada 22 ekor sampai dalam masa perawatan dan diperjuangkan untuk sembuh.

Adapun sebaran sapi yang terinfeksi virus PMK yakni Kecamatan Bandar Petalangan 16 ekor, Ukui 36 ekor.

Kecamatan Kerumutan 13 ekor, Pangkalan Kuras 2 ekor.

Kemudian Kecamatan Pangkalan Kerinci 5 ekor dan Pangkalan Lesung yang paling banyak yaitu 54 ekor.

"Sapi yang tertular itu merupakan milik 23 peternak di 6 kecamatan. Penanganan terus diupayakan, untuk meminimalisir kematian ternak," beber Yopan.

Dikatakannya, setiap sapi yang terinfeksi PMK langsung diasingkan kandangnya supaya tidak menular ke ternak lainnya.

Kemudian melokalisir tempat antara sapi yang sehat dan sakit. Selanjutnya penyemprotan disinfektan di semua kandang guna mencegah virus tersebut.

Terakhir pemberian vaksin PMK kepada semua sapi baik yang sakit maupun sehat.

PMK di Pelalawan saat ini menjadi momok menakutkan bagi para peternak.


Apalagi sebagian warga menggantungkan hidup di bidang peternakan mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba.

Peternak cemas hewan peliharaannya mati mendadak akibat virusPMK tersebut hingga menimbulkan kerugian secara material.

"Vaksinasi juga terus berjalan seiring dengan penanganan di lapangan. Total ternak yang divaksin mencapai 1.295 ekor. Ini akan berjalan terus," ucapnya terkait penanganan PMK di Pelalawan.

Sumber: pekanbaru.tribunnews.com

komentar Pembaca

Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.