109 Ekor Sapi Terpapar PMK di Pelalawan, Ada yang Mati dan Sembuh, Ini Rinciannya
Admin
Selasa, 26 Jul 2022 16:52
PELALAWAN - Penyakit Mulut dan Kuku atau PMK di Pelalawan semakin mewabah. Hingga hari ini, Selasa (26/7/2022), ada 109 ekor sapi terpapar PMK yang terdeteksi di 6 dari 12 kecamatan di Pelalawan.
Penyakit PMK ini telah dua bulan menyebar di Pelalawan sejak kasus perdana terpantau menyerang hewan ternak sebelum Hari Raya Idul Adha 2022.
Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, ternak yang terserang PMK sudah lebih dari seratus ekor.
Semua hewan yang terinfeksi virus mematikan itu jenis sapi milik para peternak.
"Sampai saat ini total sudah ada 109 ekor sapi yang mengidap PMK. Ada di enam kecamatan. Grafiknya terus bertambah," papar Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE kepada Tribunpekanbaru.com, Selasa (26/7/2022).
Akhtar merincikan, dari 109 sapi yang terserang PMK sebanyak 48 diantaranya telah sembuh.
Kemudian dua ekor sapi mati dan tiga ekor dipotong paksa oleh pemiliknya akibat virus tersebut.
Baik sapi yang mati dan dipotong paksa berasal dari Desa Makmur Pangkalan Kerinci serta Desa Bukit Jaya Kecamatan Ukui.
Sedangkan sapi yang masih mengidap PMK dan diperjuangkan untuk sembuh sebanyak 56 ekor.
Adapun sebaran sapi yang terinfeksi virus PMK yakni Kecamatan Bandar Petalangan 16 ekor, Ukui 36 ekor, Kerumutan 6 ekor, Pangkalan Kuras 2 ekor.
Kemudian Kecamatan Pangkalan Kerinci 6 ekor dan Pangkalan Lesung yang paling banyak yaitu 44 ekor.
"Penanganan terus dilakukan petugas kita di lapangan serta masyarakat peternak. Agar PMK tidak semakin menyebar," beber Akhtar.
Ia menerangkan, setiap sapi yang terinfeksi PMK langsung diasingkan kandangnya supaya tidak menular ke ternak lainnya.
Kemudian melokalisir tempat antara sapi yang sehat dan sakit. Selanjutnya penyemprotan disinfektan di semua kandang guna mencegah virus tersebut.
Terakhir pemberian vaksin PMK kepada semua sapi baik yang sakit maupun sehat.
"Vaksinasi kita mulai kembali, karena Minggu lalu kita mendapatkan 3 ribu dosis dari provinsi. Sekarang penyuntikan sedang berjalan," tutur Akhtar.
Penyakit PMK saat ini menjadi momok menakutkan bagi para peternak yang ada di Pelalawan.
Apalagi sebagian warga menggantungkan hidup di bidang peternakan mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba.
Peternak kuatir hewan peliharaannya mati mendadak akibat virus tersebut hingga menimbulkan kerugian secara material.