Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • 80 Siswa di Kulon Progo Diduga Keracunan, Menu Makan Bergizi Gratis Diuji

Kesehatan,

80 Siswa di Kulon Progo Diduga Keracunan, Menu Makan Bergizi Gratis Diuji

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 01 Agu 2025 16:40
Detiknews.com
Sebanyak 80 orang siswa dari dua SMP di Wates, Kulon Progo, Yogyakarta, dilaporkan tak masuk sekolah hari ini karena diduga keracunan. Mereka mengalami mual, sakit perut, hingga diare.
Dilansir detikJogja, Jumat (1/8/2025), 80 siswa itu terdiri atas 30 siswa dari SMP Muhammadiyah 2 Wates dan 50 siswa dari SMP N 3 Wates. Mereka menjalani pengobatan di puskesmas.

"Dari 80 yang terdata itu, ada satu yang masih dirawat di puskesmas. Di luar itu ada juga yang menjalani rawat jalan masing-masing 3 di Puskesmas Wates, terus 1 di Puskesmas Temon, dan 1 di Puskesmas Kokap," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kulon Progo, Arif Mustofa.

Arif mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium dari sampel bahan baku Makan Bergizi Gratis, muntahan, hingga tinja siswa yang mengalami gejala keracunan. Sampel tersebut diuji di Balai Laboratorium Kesehatan dan Kalibrasi (BLLK).

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan menyatakan seluruh biaya pengobatan siswa yang menjalani perawatan ditanggung pemerintah.

"Sesuai aturan keadaan darurat massal, harus ditangani langsung dan kini sudah ditindaklanjuti Pemkab Kulon Progo untuk penanganannya," ucapnya.

Perwakilan SPPG Dapur Sehati Wates, Riski Fadilah, mengatakan pihaknya juga menunggu hasil laboratorium. Dia menyebut para siswa mendapat olahan daging ayam, sayuran, dan mi sebelum diduga mengalami keracunan makanan.

"Sementara sampai saat ini masih proses pengambilan sampel. Jadi untuk hasilnya seperti apa, kita dari mitra itu belum tahu. Terkait masalah kronologinya, kita juga belum bisa menyampaikan karena dari hasil labnya sendiri kita masih harus menunggu 14 hari," ucapnya.***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.