Kamis, 19 Feb 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Antisipasi Dampak Asap, Diskes Riau Perkuat Tim Medis

Berita

Antisipasi Dampak Asap, Diskes Riau Perkuat Tim Medis

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 16 Feb 2026 11:27
(Fotoiniriau.com)
PEKANBARU - Upaya penguatan layanan kesehatan mulai dipersiapkan menyusul penetapan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tingkat provinsi. Dinas Kesehatan Provinsi Riau memastikan seluruh daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak asap di Riau.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan koordinasi lintas daerah menjadi fokus utama saat ini. Surat resmi akan dikirimkan ke seluruh dinas kesehatan kabupaten/kota untuk memastikan tim penanganan krisis kesehatan dapat bergerak cepat jika terjadi lonjakan kasus gangguan pernapasan.

Status siaga darurat ini menjadi sinyal bagi kami untuk memastikan seluruh tim krisis kesehatan aktif. Emergency Medical Team di daerah harus siap turun kapan saja ketika terjadi peningkatan dampak kesehatan akibat kabut asap,” ujar Zulkifli, Minggu (15/2/2026).

Ia menambahkan, pengawasan juga dilakukan terhadap kesiapan sarana kesehatan, terutama ketersediaan alat pelindung diri, masker, serta oksigen konsentrator di fasilitas pelayanan kesehatan. “Kami tidak ingin ada daerah yang kekurangan logistik kesehatan. APD, masker, hingga oksigen harus tersedia cukup, karena pengalaman sebelumnya kasus ISPA biasanya meningkat saat kabut asap terjadi,” katanya.

Selain langkah teknis, pihaknya juga menekankan pentingnya perlindungan masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit pernapasan kronis.
“Kami mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas luar ruangan jika kualitas udara memburuk. Gunakan masker medis atau N95 saat di luar rumah, dan perbanyak konsumsi air putih untuk menjaga kondisi tubuh,” jelasnya.

Diskes juga meminta masyarakat menutup pintu dan jendela rumah saat kabut asap pekat, serta mengurangi ventilasi terbuka. Warga diminta segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami gejala seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, sakit tenggorokan, pusing, atau mual.

Untuk sektor pendidikan dan perkantoran, penyesuaian kegiatan luar ruangan diminta mengikuti perkembangan kualitas udara di masing-masing daerah. “Kami berharap masyarakat juga ikut berperan dalam pencegahan Karhutla. Upaya kesehatan tidak akan optimal tanpa dukungan semua pihak untuk mencegah kebakaran,” tutupnya.(Ir)
Sumber: (iniriau.com)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Feb 2026 16:37

    Ekonomi Tumbuh 4,79 Persen, Pemprov Riau Siapkan RKPD 2027 Berbasis Daya Saing

    PEKANBARU �" Pertumbuhan ekonomi Riau yang mencapai 4,79 persen pada 2025 menjadi modal optimisme dalam penyusunan RKPD 2027. Pertumbuhan ini menunjukkan ketahanan ekonomi daerah yang tetap terjaga

  • Rabu, 18 Feb 2026 16:30

    10 Saham Top Gainer Perdagangan Rabu 18 Februari 2026, Simak Daftar Emitennya

    IDXChannel"Simak 10 saham top gainer hari ini. Pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026, IHSG ditutup parkir di zona hijau 8.310 dengan kenaikan 1,19 persen. Adapun nilai transaksinya mencapai Rp23,6

  • Rabu, 18 Feb 2026 16:15

    Jalani Proses Cerai, Boiyen Posting Foto Galau dengan Lagu 'Kukira Kau Rumah'

    JAKARTA - Di tengah proses perceraiannya dengan Rully Anggi Akbar, Boiyen tampak sudah menghapus foto preweddingnya di Instagram. Namun di Instagram feeds boiyenpesek memang masih ada beberapa potret

  • Rabu, 18 Feb 2026 16:07

    Transformasi Dunia Kerja, Menaker Sebut Shopee Affiliate Buka Peluang Ekonomi Baru Era Digital

    JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menilai program pelatihan berbasis keterampilan digital seperti affiliate dapat menjadi alternatif peluang kerja dan sumber pendapatan baru bagi m

  • Rabu, 18 Feb 2026 15:56

    Perdebatan Genteng vs Seng, Hunian Tetap Korban Bencana Sumatera Tak Cukup Rp60 Juta

    JAKARTA �" Pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera masih memunculkan perdebatan terkait jenis material atap yang akan digunakan, antara genteng atau seng. Perdebatan ini muncul kare

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.