Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Bau Napas Jadi Tanda Penyakit, Ini 5 Jenis yang Perlu Diwaspadai

Kesehatan,

Bau Napas Jadi Tanda Penyakit, Ini 5 Jenis yang Perlu Diwaspadai

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 29 Jul 2025 15:32
Berita satu.com
Dari bentuk kuku hingga warna lidah, tubuh kita sering memberi sinyal jika ada sesuatu yang tidak beres. Namun, ada satu tanda lain yang sering diabaikan banyak orang yakni  bau napas.

Banyak orang mengira bau mulut hanya disebabkan oleh kebersihan gigi yang buruk atau terlalu banyak minum kopi. Padahal, menurut penelitian, aroma napas bisa menjadi petunjuk awal adanya gangguan kesehatan serius di dalam tubuh.

"Napas Anda bisa menjadi jendela mengejutkan terhadap kondisi kesehatan," ujar Allen Zhang, teknolog gigi dan pendiri ProDENT, perusahaan yang mengembangkan teknologi pencitraan dalam mulut untuk deteksi dini penyakit dikutip Daily Mail, Selasa (29/7/2025). 

Zhang menjelaskan ada lima jenis bau napas yang kerap diabaikan, padahal bisa menandakan masalah medis tertentu. Pernahkah Anda mengalaminya?

Bau Buah atau Aseton
Aroma manis seperti permen pear drop atau penghapus kuteks bisa menjadi tanda diabetes yang tidak terkontrol. Bau ini menunjukkan kadar keton yang tinggi dalam darahâ€"suatu kondisi yang umum terjadi pada penderita diabetes.

Bau Logam
Napas yang tercium seperti logam bisa mengindikasikan gangguan ginjal atau paparan logam berat. Jika ginjal tidak berfungsi optimal, limbah seperti urea menumpuk dan berubah menjadi amonia dalam air liur, sehingga menimbulkan aroma logam.

Bau Ikan
Napas amis dapat menjadi gejala trimethylaminuria, kelainan metabolik langka yang menyebabkan tubuh gagal memecah trimetilamina, senyawa dengan bau ikan busuk.
Bau ini juga bisa menandakan masalah hati, terutama kondisi fetor hepaticus atau "napas kematian", yang terjadi ketika racun seperti dimetil sulfida menumpuk dalam darah akibat fungsi hati yang menurun.

Bau Telur Busuk
Jika napas berbau seperti belerang atau telur busuk, kemungkinan ada masalah dalam sistem pencernaan. Bau ini berasal dari gas hidrogen sulfida yang terbentuk selama proses cerna makanan.

Bau Apak atau Berjamur
Aroma napas yang pengap dan seperti jamur bisa mengindikasikan adanya kerusakan ginjal atau hati, bahkan mengarah pada gagal hati.

"Ini bukan sekadar soal kebersihan mulut, tapi bisa menjadi petunjuk diagnostik penting," kata Zhang.

Kini, teknologi terbaru memungkinkan dokter mendeteksi risiko penyakit melalui tanda-tanda di napas, seperti senyawa sulfur dan keton, yang disebut sebagai oral biosignatures.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.