Sabtu, 20 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Cuaca Buruk, Tren Minuman Herbal Berbasis Rempah Mulai Diminati

Berita

Cuaca Buruk, Tren Minuman Herbal Berbasis Rempah Mulai Diminati

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 29 Jan 2026 09:12
JAKARTA - Menjaga daya tahan tubuh kini menjadi perhatian banyak orang, terutama di tengah aktivitas yang padat, pola makan tidak teratur, serta paparan polusi harian dan cuaca buruk. Kondisi tersebut tidak jarang juga berdampak pada kenyamanan sistem pencernaan, termasuk lambung, yang kerap terasa lebih sensitif saat tubuh kelelahan atau berada dalam kondisi stres.

Dalam keseharian, tubuh sering kali memberikan sinyal awal saat kondisinya mulai menurun. Badan terasa lebih mudah lelah, stamina menurun, hingga perut terasa kurang nyaman setelah makan menjadi keluhan yang kerap muncul. Jika tidak diperhatikan sejak dini, kondisi ini dapat berkembang dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki mobilitas tinggi.

Melihat kondisi tersebut, pendekatan berbasis bahan alami kembali mendapat perhatian sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Rempah-rempah seperti jahe, serai, cengkeh, kayu manis, dan kapulaga telah lama dikenal dalam tradisi kesehatan karena kandungan antioksidan dan senyawa aktif di dalamnya yang berperan dalam mendukung fungsi alami tubuh. 
Selain membantu menjaga daya tahan tubuh, beberapa rempah juga secara tradisional digunakan untuk membantu menjaga kenyamanan sistem pencernaan.

Jahe, misalnya, dikenal memiliki sifat anti-inflamasi alami yang membantu tubuh melawan stres oksidatif. Selain itu, jahe juga kerap dikonsumsi untuk membantu mengurangi rasa tidak nyaman pada lambung setelah makan.
Serai mengandung senyawa bioaktif seperti sitral dan flavonoid yang dikenal membantu mendukung sistem imun, sementara cengkeh dan kayu manis berperan sebagai sumber antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.

Di sisi lain, kapulaga secara tradisional digunakan untuk membantu menjaga keseimbangan pencernaan dan mengurangi rasa tidak nyaman pada lambung ringan. Kandungan minyak atsirinya juga berperan dalam mendukung metabolisme tubuh. 

Madu hutan, yang dikenal kaya akan nutrisi alami, kerap dikonsumsi untuk membantu menunjang stamina sekaligus memberikan rasa nyaman pada sistem pencernaan. Sumak Turki, sebagai rempah khas Timur Tengah, mengandung antioksidan dan vitamin C yang berperan dalam membantu menjaga daya tahan tubuh, terutama saat aktivitas sedang padat.
Menanggapi hal ini, Adhi Krisyasuda, Vice President Commercial PT Net Commerce Asia, menyampaikan bahwa keseimbangan antara daya tahan tubuh dan kenyamanan lambung menjadi perhatian penting di tengah gaya hidup modern.

“Aktivitas yang padat dan pola makan yang tidak teratur sering kali berdampak ganda pada tubuh, mulai dari menurunnya daya tahan hingga munculnya rasa tidak nyaman pada lambung. Karena itu, Sumak Optima kami hadirkan dengan pendekatan herbal harian yang tidak hanya mendukung imunitas, tetapi juga membantu menjaga kenyamanan lambung agar tubuh tetap siap beraktivitas,” ujar Adhi.
Ia menambahkan bahwa konsumsi herbal sebaiknya tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga menjadi bagian dari kebiasaan preventif.

“Kami mendorong masyarakat untuk mulai menjadikan herbal sebagai bagian dari rutinitas sehat sehari-hari. Dengan konsumsi yang tepat dan rutin, Sumak Optima diharapkan dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh secara alami, bukan hanya dikonsumsi saat keluhan sudah muncul,” tambahnya.

Dengan pendekatan tersebut, konsumsi herbal tidak lagi diposisikan sebagai solusi sesaat, melainkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat jangka panjang. Terlebih di tengah aktivitas yang menuntut tubuh tetap prima, menjaga daya tahan tubuh sekaligus kenyamanan lambung menjadi hal yang semakin relevan.

Sumak Optima telah terdaftar di BPOM (TR246023741) dan bersertifikat Halal MUI, sehingga aman dikonsumsi sebagai pelengkap rutinitas harian keluarga. Dengan pendekatan berbasis rempah alami, Sumak Optima dihadirkan untuk membantu tubuh tetap seimbang dan siap menjalani aktivitas sehari-hari. (okezone.news)

Berita
Berita Terkait
  • Rabu, 18 Mar 2026 16:35

    Inisial 4 Anggota Bais Terduga Penyiram Air Keras ke Aktivis KontraS

    JAKARTA - Komandan Puspom TNI Mayjen Yusri Nuryanto menjelaskan pihaknya telah menerima empat prajurit yang diduga terlibat dalam kasus penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

  • Selasa, 17 Mar 2026 09:19

    Haji 2026 Berpotensi Ditunda Imbas Konflik Timur Tengah, MUI: Bangun Optimisme!

    JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Asrorun Ni’am Sholeh menyoroti langkah pemerintah yang berencana menunda pemberangkatan jamaah haji 2026 imbas konflik Israel-AS dengan Ir

  • Senin, 16 Mar 2026 14:32

    Rismon Membelot, Roy Suryo Cs Kembali Gugat MK soal UU ITE

    JAKARTA - Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dr Tifa akan kembali mengajukan gugatan baru ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sejumlah pasal di KUHP dan Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:39

    Peristiwa 14 Maret: Bung Hatta Wafat hingga Lahirnya Albert Einstein

    JAKARTA - Sejumlah peristiwa penting dan bersejarah tercatat terjadi pada 14 Maret di berbagai belahan dunia. Salah satunya adalah wafatnya Wakil Presiden pertama Indonesia, Mohammad Hatta atau Bung H

  • Sabtu, 14 Mar 2026 10:35

    Prabowo Larang Pejabat Gelar Open House Mewah saat Lebaran

    JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta para pejabat pemerintah untuk tidak menggelar acara open house secara mewah pada perayaan Idul Fitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan Presiden Prabowo dal

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.