Minggu, 12 Apr 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Gula Boleh, Asal Tahu Batasan! Ini Dia Informasi yang Harus Kamu Tahu

Kesehatan,

Gula Boleh, Asal Tahu Batasan! Ini Dia Informasi yang Harus Kamu Tahu

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 26 Jul 2025 16:16
okezone.com
DALAM perjalanan menuju hidup sehat, seringkali kita terjebak dalam anggapan bahwa semua gula dan lemak harus dihindari total. Padahal, tubuh manusia tetap membutuhkan dua kandungan zat tersebut loh, Yuk cari tahu!

Gula dan lemak memang kerap kali menjadi stigma negatif untuk sebagian orang yang ingin menerapkan pola hidup sehat, kedua kandungan makanan ini sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh. Asalkan dengan porsi yang tepat. Nutritionist Riana Angelyna mengungkap bahwa batasan harian kita mengonsumsi gula sebanyak 50 gr atau sekitar 4 sendok gula.

“Faktanya itu memang untuk batasan gula sendiri kita itu 50 gram, atau kalau bingung nih per hari 50 gr bertanya 50 gr gula itu sekitar 4 sendok makan gula,” ucapnya dalam kanal YouTube Yava Bali berjudul ‘Robby Purba Ngemil Enak Bisa Bareng Opung dan Gak Takut Tinggi Gula! - HappyHealth’.

Gula, Shutterstock

Begitu juga dengan lemak. Lemak bukan musuh selama dikonsumsi dalam batas wajar dan sesuai dengan anjuran ahli gizi, lemak yang dapat kita konsumsi dalam satu hari yakni 67 gram atau sekitar 5 sendok.

“Kalau lemak ada juga batasannya lemak itu 67 gr perhari atau sekitar 5 sendok,” lanjutnya.

Robby Purba selaku bintang tamu podcast beranggapan menjaga pola makan tidak semudah menghitung sendok. Apalagi jika menyangkut kondisi emosional atau kesehatan keluarga. Kisah personal pun dibagikan tentang sang Ibu yang mengidap penyakit diabetes.

“Mamaku punya diabet dan professornya pun bilang professor Zubairi, jangan ditahan-tahan ya kalau ibunya pengin gula ya silahkan karena manusia normal itu ya 3 sampai 4 sendok,” ujar Robby Purba.

Pernyataan presenter tersebut menggugah kesadaran bahwa kesehatan bukan hanya soal angka dan aturan yang kaku. Tubuh dan pikiran adalah satu kesatuan. Maka dari itu menahan diri justru dapat menimbulkan stres, yang akhirnya berdampak buruk pada kesehatan secara keseluruhan.

“Dan kembali lagi itu konsepnya body and mind harus dikasih makan sih, kak. Kalau terlalu strict dia stres malah keadaan umumnya menurun menjalar penyakit yang lain” ujar nutritionist.

Membebani diri dengan aturan yang ketat justru dapat menimbulkan stres yang berdampak negatif, baik secara psikologis maupun fisiologis. Dengan menerapkan pola makan seimbang maka tubuh akan bugar dan terhindar dari penyakit mematikan.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

kesehatan
Berita Terkait
  • Sabtu, 11 Apr 2026 19:10

    Aklamasi, Purnomo Yusgiantoro Nahkodai DPP IKAL Lemhannas

    Jakarta-Prof Dr Ir Purnomo Yusgiantoro MSc MA PhD IPU terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhannas) periode 2025-2030.Menteri Perta

  • Sabtu, 11 Apr 2026 18:52

    Ini Dia Pejabat Polres Rohil Yang di Sertikjabkan, Kasartreskrim di Tempati Kris Tofel

    Rohil-Polres Rokan Hilir (Rohil ) melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran pada Jumat (10/4/2026) sekira pukul 14.20 Wib di Selasar Mapolres Roh

  • Sabtu, 11 Apr 2026 15:53

    Wamenkes Ungkap Peluang Hidup Pasien Sirosis yang Lakukan Transplantasi Hati

    JAKARTA - Penyakit hati masih menjadi salah satu masalah kesehatan serius di dunia, termasuk di Indonesia. Kondisi seperti sirosis, gagal hati, hingga kanker hati sering kali datang tanpa ge

  • Sabtu, 11 Apr 2026 15:50

    Bahaya Keseringan Minum Teh Manis untuk Tubuh

    JAKARTA - Teh manis merupakan salah satu minuman yang sudah melekat di masyarakat Indonesia. Minuman tersebut sudah seperti minuman wajib setiap hari, apalagi kenikmatannya lebih terasa

  • Sabtu, 11 Apr 2026 15:46

    Cegah Penularan Campak, Anak yang Demam dan Batuk Sebaiknya Tak Sekolah Dulu

    JAKARTA - Campak masih menjadi salah satu penyakit menular yang sering menyerang anak-anak di Indonesia. Di tengah upaya pemerintah meningkatkan cakupan imunisasi, kasus campak masih di

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.