Rabu, 03 Jun 2026

Kesehatan,

Jalan Kaki Durasi Segini Bisa Cegah Mati Muda

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 08:50
RIAU AKTUAL.COM
Jalan kaki cepat ternyata bisa jadi kunci untuk mencegah mati muda. Sebuah penelitian terbaru mengungkap, cukup dengan meluangkan waktu 15 menit sehari untuk jalan cepat, risiko kematian dini bisa ditekan secara signifikan.

Temuan ini memberikan harapan bagi masyarakat modern yang sering merasa tidak punya waktu untuk berolahraga di pusat kebugaran. Secara umum, para ahli kesehatan menyarankan 150 menit aktivitas fisik intensitas sedang per minggu untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang memadai.

Namun, Dr. Wei Zheng, penulis studi yang diterbitkan di American Journal of Preventative Medicine, menemukan bahwa 15 menit jalan cepat setiap hari memiliki manfaat kesehatan yang setara.

Penelitian yang dipimpin oleh Dr. Zheng ini merekrut hampir 85.000 partisipan, sebagian besar dari kalangan berpenghasilan rendah dan keturunan Afrika-Amerika, antara tahun 2002 hingga 2009.

Para partisipan diminta mengisi kuesioner komprehensif mengenai kebiasaan olahraga, durasi rata-rata latihan, kecepatan berjalan, dan kondisi kesehatan mereka.

Setelah 16 tahun, mereka kembali mengisi kuesioner serupa, dan analisis dimulai pada tahun 2023. Hasilnya sangat signifikan. Partisipan yang melakukan jalan cepat minimal 15 menit setiap hari mengalami penurunan risiko kematian dini hampir 20%.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan partisipan yang berjalan lambat lebih dari tiga jam sehari, yang hanya mengalami penurunan risiko sebesar 4%.

"Meskipun sudah diketahui jalan cepat lebih baik daripada jalan lambat, belum ada banyak penelitian yang secara spesifik mengukur berapa menit yang ideal untuk jalan cepat," kata Dr. Zheng, yang juga menjabat sebagai Direktur Vanderbilt Epidemiology Center.

Manfaat Jalan Cepat bagi Tubuh

Jalan kaki memiliki segudang manfaat kesehatan, seperti membantu mengelola berat badan dan kadar gula, mengurangi risiko kanker, meringankan nyeri sendi, dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Dr. Andrew Freeman, Direktur Pencegahan dan Kebugaran Kardiovaskular di National Jewish Health, meskipun tidak terlibat dalam penelitian, mendukung temuan ini.

"Kami tahu bahwa ketika seseorang berolahraga secara teratur, pembuluh darah dapat lebih rileks dan melebar," ujarnya.

"Selain itu, olahraga sangat baik untuk kolesterol karena tampaknya bisa menurunkannya, dan secara keseluruhan, olahraga mengurangi risiko kanker dan hal-hal lain yang bisa membahayakan orang."

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa jalan kaki setiap hari dapat menurunkan risiko demensia atau penurunan kognitif pada orang yang memiliki kecenderungan mengembangkan penyakit Alzheimer.

Pusat Medis Piedmont di Carolina Selatan menyatakan bahwa aktivitas fisik harian, seperti jalan kaki, meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi peradangan, yang pada akhirnya memperbaiki struktur otak.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.