Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Jenis Minuman yang Mengandung Mikroplastik Tertinggi Menurut Studi

Kesehatan,

Jenis Minuman yang Mengandung Mikroplastik Tertinggi Menurut Studi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 08:55
RIAU AKTUAL.COM
Minuman panas seperti teh dan kopi terbukti mengandung konsentrasi mikroplastik tertinggi dibandingkan jenis minuman lain, menurut studi terbaru Universitas Birmingham, Inggris. Temuan ini menambah kekhawatiran terhadap paparan mikroplastik yang kini ditemukan hampir di seluruh aspek kehidupan manusia.

Dalam penelitian terhadap 155 sampel minuman populer, mulai dari teh, kopi, jus buah, minuman energi, hingga soda, para peneliti menemukan bahwa teh panas dan kopi panas mencatat kadar mikroplastik paling tinggi.

Rata-rata, teh panas mengandung 49-81 partikel mikroplastik (MP) per liter, sementara kopi panas mencapai 29-57 MP per liter. Sebaliknya, es teh, es kopi, jus, dan minuman ringan memiliki kadar lebih rendah.

"Banyak penelitian sebelumnya hanya fokus pada air minum, baik air keran maupun kemasan. Namun kenyataannya, manusia sehari-hari mengonsumsi beragam minuman lain. Kami menemukan keberadaan mikroplastik di semua minuman yang kami teliti, baik panas maupun dingin," kata Profesor Mohamed Abdallah, penulis utama studi ini, dikutip The Independent.

Ia menegaskan, paparan mikroplastik tidak bisa lagi dipandang sepele. "Kita mengonsumsi jutaan cangkir teh dan kopi setiap hari. Ini sesuatu yang perlu diperhatikan serius.

Seharusnya ada tindakan legislatif dari pemerintah dan organisasi internasional untuk membatasi paparan manusia terhadap mikroplastik, karena mereka ada di mana-mana," ujarnya.

Penelitian ini juga menunjukkan wadah sekali pakai berperan besar dalam meningkatkan jumlah mikroplastik pada minuman panas. Teh panas dalam cangkir plastik sekali pakai mengandung rata-rata 22 partikel mikroplastik per cangkir, jauh lebih tinggi dibanding cangkir kaca.

Kantong teh yang lebih mahal justru menghasilkan jumlah mikroplastik terbanyak, yakni 24-30 partikel per cangkir.

Studi ini melengkapi riset sebelumnya dari tim yang sama pada 2024, yang mengungkap konsentrasi mikroplastik dalam air keran (24-56 MP per liter) tidak berbeda signifikan dengan air kemasan (26-48 MP per liter).

Para peneliti menekankan, hasil ini membuktikan bahwa penilaian risiko paparan mikroplastik tidak bisa hanya didasarkan pada konsumsi air minum.

"Penelitian ini adalah langkah penting menuju pemahaman lebih komprehensif tentang risiko kesehatan akibat mikroplastik dalam kehidupan sehari-hari," tulis tim peneliti.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.