Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Pemko Pekanbaru Komit Tuntaskan Stunting, Anggaran Disiapkan untuk Perbaikan Gizi Anak

Kesehatan,

Pemko Pekanbaru Komit Tuntaskan Stunting, Anggaran Disiapkan untuk Perbaikan Gizi Anak

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 21 Agu 2025 10:08
RIAU AKTUAL.COM
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, komitmen untuk menuntaskan kasus stunting. Ditargetkan angka prevalensi stunting Pekanbaru dapat turun tahun ini.

Komitmen tersebut dibuktikan dengan adanya perintah Wali Kota Agung Nugroho, agar dilakukan pendataan melalui sweeping terhadap anak yang mengalami stunting atau gagal tumbuh akibat kurangnya asupan gizi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Disdalduk KB) Kota Pekanbaru, Muhammad Amin menyebutkan, sweeping dilakukan lantaran masih banyak di antara orang tua yang enggan membawa anaknya ke Posyandu.

"Maka pak walikota dengan inisiatif dan perintah beliau supaya tidak ada lagi anak yang alami stunting, maka diperintahkan oleh beliau pada rapat terakhir, itu disampaikan supaya seluruh kader-kader ini (posyandu dan KB) mendata anak stunting. Maka ada sweeping stunting programnya," terang Amin, Kamis (21/8).

"Program ini (sweeping) untuk menjaring anak yang tak datang ke posyandu, sehingga kita punya data sesuai hasil pendataan di lapangan. Sehingga Pekanbaru ini betul-betul tidak ada stunting lagi," ulasnya.

Hasil sweeping nanti, kata Amin, akan menjadi dasar bagi pemerintah kota untuk melakukan penanganan langsung di lapangan.

Untuk penanganan sendiri, lanjut dia, Wali Kota Agung juga telah menyiapkan anggaran.

"Jadi di rapat terakhir itu (penanganan stunting) disampaikan pak wali juga, disiapkan juga anggaran untuk penanganan stunting yang didapat melalui sweeping. Pokoknya semua stunting itu disiapkan anggarannya," tegas Amin.

Sejauh ini, lanjut dia, penanganan stunting juga terus dilakukan. Bahkan, Ketua TPP PKK Hj Sulastri Agung dan Ketua I TP PKK Hj Sari Rahmawati Markarius aktif turun ke lapangan meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada anak stunting.

"Ini sudah beberapa kali juga saya ikut mendampingi buk wali turun ke masyarakat," pungkasnya.***(Riau Aktual.com)

Sumber: RIAU AKTUAL.COM

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.