Rabu, 03 Jun 2026
  • Home
  • Kesehatan
  • Pemko Pekanbaru Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Tahun ini

Kesehatan,

Pemko Pekanbaru Targetkan Angka Prevalensi Stunting Turun Tahun ini

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Rabu, 20 Agu 2025 13:29
RIAU AKTUAL.COM
Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, menargetkan angka prevalensi stunting pada tahun 2025 di kota ini bisa turun. Tahun lalu angka prevalensi stunting di Kota Pekanbaru berkisar 8,7 persen.

Ada sejumlah upaya yang telah dilakukan guna menekan angka stunting dan gizi buruk. Upaya tersebut agar tidak ada lagi anak yang terindikasi mengalami gangguan tumbuh kembang hingga gizi buruk.

"Upaya yang kita lakukan diantaranya adalah sweeping anak stunting. Cara ini untuk melakukan deteksi dini terhadap anak dengan kondisi stunting," kata Plh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Zulhelmi Arifin, Rabu (20/8).

Dirinya tidak ingin ada lagi anak yang dalam kondisi gangguan tumbuh kembang dan gizi buruk. Sweeping ini juga bertujuan untuk menginventarisir keberadaan anak-anak yang berpotensi mengalami stunting.

"Kita siapkan formatnya untuk inventarisir jumlah anak-anak dengan kondisi gangguan pertumbuhan," ungkapnya.

Zulhelmi mendorong kader posyandu dan kader KB bergerak di lapangan secara door to door. Mereka bisa mendatangi rumah anak dengan kondisi stunting dan gizi buruk lantas membawanya ke posyandu.

Dari pendataan yang telah dilakukan hingga saat ini, ada 7.390 anak yang tercatat memiliki gizi kurang hingga teridentifikasi stunting.

"Setelah itu didata dan dilaporkan ke puskesmas, lantas anak tersebut dalam pantauan dinas kesehatan," paparnya.

Anak-anak yang terindikasi mengalami gangguan tumbuh kembang dan gizi buruk bakal mendapat Pemberian Makan Tambahan (PMT). Ia mengingatkan proses pendataan bisa berlangsung secara satu bulan.

"Satu bulan berikutnya kita salurkan PMT untuk anak-anak tersebut," jelasnya.

Anak-anak itu juga bakal vitamin selama tiga bulan. Mereka bakal mendapat intervensi agar berat dan tinggi badan anak-anak tersebut bisa membaik.***(Riau Aktual.com)
Sumber: RIAU AKTUAL.COM

kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.