Sebaran Ratusan Sapi yang Terinfeksi PMK di Pelalawan, Berada di 12 Desa, Kecamatan Ini Terbanyak
Admin
Kamis, 04 Agu 2022 08:53
PELALAWAN - Sebaran ternak yang terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Pelalawan menyerang di 12 desa.
Terbanyak sapi yang terinfeksi PMK di Pelalawan berada di Kecamatan Pangkalan Lesung.
Berdasarkan data milik Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Pelalawan, ternak yang terserang PMK sudah lebih dari seratus ekor.
Semua hewan yang terinfeksi virus mematikan itu jenis sapi milik para peternak.
"Tim kita sudah melakukan pendataan kemarin ke lapangan. Sampai saat ini sudah ada 126 ekor sapi yang terserang PMK di Pelalawan," ungkap Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE.
Sudah dua bulan lebih penyakit PMK menyebar di wilayah Pelalawan, sejak kasus perdana ditemukan menyerang sebelum Hari Raya Idul Adha 2022 beberapa waktu lalu.
Akhtar menjelaskan, sebanyak 126 sapi yang terinfeksi PMK tersebar di 12 desa yang ada di 6 kecamatan yang ada di Pelalawan.
Dari 126 ternak yang positif PMK sebanyak 87 ekor telah dinyatakan sembuh. Sedangkan 2 ekor mati dan 3 ekor lainnya dipotong secara paksa oleh pemiliknya.
Berarti sampai saat ini masih ada 34 ekor sampai dalam masa perawatan dan diperjuangkan untuk sembuh.
Adapun sebaran sapi yang terinfeksi virus PMK sebagai berkiut:
1. Kecamatan Bandar Petalangan 16 ekor
2. Kecamatan Ukui 36 ekor
3. Kecamatan Kerumutan 13 ekor
4. Kecamatan Pangkalan Kuras 2 ekor
5. Kecamatan Pangkalan Kerinci 5 ekor
6. Kecamatan Pangkalan Lesung yang paling banyak yaitu 54 ekor
Berdasarkan keterangan dari Kepala Disbunak Pelalawan, Akhtar SE, penanganan sapi yang tertular PMK terus diupayakan.
"Sapi yang tertular itu merupakan milik 23 peternak di 6 kecamatan. Penanganan terus diupayakan, untuk meminimalisir kematian ternak," beber Akhtar.
Akhtar menerangkan, setiap sapi yang terinfeksi PMK langsung diasingkan kandangnya supaya tidak menular ke ternak lainnya.
Lalu melokalisir tempat antara sapi yang sehat dan sakit.
Kemudian, penyemprotan disinfektan di semua kandang guna mencegah virus tersebut.
Selanjutnya, pemberian vaksin PMK kepada semua sapi baik yang sakit maupun sehat.
Penyakit PMK saat ini menjadi momok menakutkan bagi para peternak yang ada di Kabupaten Pelalawan.
Apalagi sebagian warga menggantungkan hidup di bidang peternakan mulai dari sapi, kerbau, kambing, hingga domba.
Peternak kuatir hewan peliharaannya mati mendadak akibat virus tersebut hingga menimbulkan kerugian secara material.
"Vaksinasi juga terus berjalan seiring dengan penanganan di lapangan. Total ternak yang divaksin mencapai 1.195 ekor. Ini akan berjalan terus," terang Akhtar.