Rabu, 03 Jun 2026

Sering Kembung, Tuntaskan dengan Daun Kemangi

Selasa, 04 Agu 2015 10:14
Mnn
Kemangi atasi perut kembung

SEJAK zaman kuno, manusia telah menggunakan tanaman untuk menyembuhkan diri sendiri. orang Roma kuno menggunakan daun kemangi untuk mengurangi perut kembung, melawan keracunan, dan merangsang produksi ASI.

Penggunaan tanaman untuk mengobati berbagai penyakit memang telah tersebar luas di sebagian besar budaya, dan bisa jadi mereka ada di kebun pribadi atau dekat tempat tinggal Anda. Bila Anda ingin memanfaatkan tanaman obat, berikut tanaman yang bisa dijadikan obat seperti yang dilansir dari laman MNN, Selasa (4/8/2015).

Ekstrak biji seledri

Ini telah terbukti mengurangi tekanan darah pada hewan percobaan. Ini juga ditemukan dapat berfungsi sebagai diuretik dan dapat digunakan untuk mengobati psoriasis. Minyak esensial dari biji seledri dikenal memiliki efek penenang dan efek antikonvulsan (antikejang). Namun, bila dipakai dalam jumlah besar, ini dapat menyebabkan fotodermatitis.

Bunga matahari

Teh yang terbuat dari daun bunga ini adalah zat diuretik, ekspektoran, dan agen untuk mengurangi demam. Karena sifat ini, bunga matahari telah digunakan untuk mengobati segala macam pilek dan batuk.

Fakta hebat lainnya adalah, tanaman ini dapat mengekstrak bahan-bahan beracun dari tanah sehingga digunakan pemerintah Rusia untuk membantu membersihkan sisa polusi bencana Chernobyl.

Peppermint

Ia dikenal dapat menenangkan sakit kepala, iritasi kulit, mual, nyeri, diare, dan perut kembung. Beberapa studi telah menunjukkan juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus. Daun peppermint juga dapat mengurangi dada sesak.

Kemangi manis

Selain berguna sebagai pengusir nyamuk yang efektif, orang-orang Yunani pernah menggunakan ini untuk mengobati sengatan kalajengking, orang Roma kuno yang menggunakannya untuk mengurangi perut kembung, melawan keracunan, dan merangsang produksi ASI. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa tanaman ini memiliki sifat antivirus dan antikanker.

(okezone.com)
kesehatan
Berita Terkait
  • Selasa, 02 Jun 2026 17:49

    Peringatan Hari Lahir Pancasila, 800 Warga Puncak Jaya Kirab Bendera 50 Meter

    Puncak Jaya-Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, diwarnai dengan aksi kolosal pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 50 meter, Senin (1/6/2026). Aksi Ki

  • Selasa, 02 Jun 2026 17:44

    Hutan Adat Imbo Putui Suguhkan Keseimbangan Ekonomi dan Alam Berkelanjutan

    Kampar-Hutan Adat Imbo Putui di Desa Petapahan, Kabupaten Kampar, kini hadir menjadi destinasi wisata alam pilihan berbasis konservasi unggulan di Provinsi Riau. Melalui Program Desa Wisata, kawasan y

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:30

    Jelang Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pemkab Pelalawan Perkuat Pencegahan Karhutla .

    PANGKALAN KERINCI-Menjelang musim kemarau tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Lapangan Kantor

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:22

    26 Tahun Dimakamkan, Jenazah Abu Zamroh Warga Inhu Riau Ditemukan Masih utuh Saat Pemindahan Makam

    Saat sang ayah meninggal dunia, Miyos baru saja menyelesaikan pendidikan SMP dan berusia sekitar 15 tahun.Ia masih mengingat kondisi keluarga mereka saat itu yang hidup dalam kondisi susah.Rumah seder

  • Selasa, 02 Jun 2026 16:00

    Pasca Libur Idul Adha, Permohonan Paspor di Imigrasi Bengkalis Tetap Normal

    BENGKALIS-Pelayanan keimigrasian di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Bengkalis pasca libur bersama Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi terpantau berjalan normal tanpa adanya lonjakan signifikan, baik untuk

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.